Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
10 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
20 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Politik
20 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
4
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
16 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
5
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
16 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
6
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Pasaman Barat
12 jam yang lalu
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Loading...
Home  /   Berita  /   Pasaman Barat

Seorang Relawan Gugus Tugas Sumbar asal Pasaman Barat Positif Covid-19

Seorang Relawan Gugus Tugas Sumbar asal Pasaman Barat Positif Covid-19
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Gina Alecia. ANTARA/Atlas Maulana
Kamis, 21 Mei 2020 20:43 WIB
SIMPANG EMPAT - Seorang relawan Gugus Tugas Corona Virus Disease (COVID-19) Provinsi Sumatera Barat asal Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat H (28) dinyatakan positif COVID-19.

"Benar, pasien merupakan warga Pasaman Barat yang hasil swabnya dari Laboratorium Unand positif COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Kamis (21/5/2020).

Ia mengatakan H merupakan warga Kecamatan Pasaman yang direkrut menjadi relawan Gugus Tugas COVID-19 Sumbar sejak 9 April 2020 dan bekerja di lokasi isolasi Diklat Kemendagri Baso.

Sebelumnya pasien H berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) setelah teman sekamarnya dinyatakan positif, kemudian H diswab dan hasilnya positif.

Ia menjelaskan pasien mulai bekerja di lokasi karantina untuk pelaku perjalanan di Kota Payakumbuh pada 10 April 2020.

Kemudian sejak 4 Mei 2020 pasien bekerja di lokasi karantina Pusat Pengembangan SDM Kemendagri, Regional Bukittinggi, Baso, Kabupaten Agam.

"Selama ini pasien belum pernah pulang ke Pasaman Barat. Saat ini pasien diisolasi di BLPP Bandar Buat Padang," ujarnya.

Meskipun tidak pernah pulang, tim gugus Tugas COVID-19 Pasaman Barat tetap melakukan traving atau melacak riwayat kontak pasien dengan masyarakat Pasaman Barat untuk mencegah penyebaran di Pasaman Barat.

Ia menambahkan hingga Kamis (21/5) total Kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 258 orang dengan keterangan 251 orang sudah selesai pemantauan dan tujuh orang masih dalam pemantauan.

Kemudian total kumulatif Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 12 orang dengan hasil swab 12 orang negatif, sehat sembilan orang dan tiga diantaranya meninggal.

Untuk total kumulatif Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 44 orang dengan keterangan 16 orang negatif, 28 orang kontak dengan almarhum M, diswab 14 orang hasil negatif.

"Pasien positif satu orang dengan total pelaku perjalanan hingga saat ini mencapai 26.080 orang," sebutnya.

Ia mengharapkan kepada warga agar tetap ikuti aturan pemerintah dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi keselamatan bersama.

"Mari rajin cuci tangan dengan sabun , selalu memakai masker, jaga jarak dan jangan mudik. Semoga kita semua dapat terhindar dari COVID-19," katanya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Pasaman Barat

Loading...
www www