Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
22 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
14 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
15 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
14 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
19 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

Mahasiswi Wafat Setelah 6 Hari Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mahasiswi Wafat Setelah 6 Hari Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
Ilustrasi virus corona. (int)
Kamis, 21 Mei 2020 04:43 WIB
BIMA - Seorang mahasiswi bernama Iko Rahmawati (21) meninggal dunia pada Senin (18/5/2020) lalu. Iko wafat setelah enam hari dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, wanita asal Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ini sebelumnya terkonfirmasi terinfeksi virus corona sepulang dari Sulawesi Selatan.

''Pasien tersebut meninggal pada Senin sore di RSUP Mataram,'' kata Kabid P2PL Dinas Kesehatan yang juga tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupten Bima, Rifai, kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Rifai mengatakan, mahasiswi ini meninggal bukan disebabkan virus corona, melainkan karena mengidap penyakit ginjal.

Hal itu diperkuat dengan hasil tes swab oleh pihak RSUP Mataram, sebelum jenazah dipulangkan ke Bima.

''Hasil tes swab-nya negatif. Jadi pasien ini meninggal bukan karena corona. Atas kematiannya, menurut dokter di RSUP Mataram, dia didiagnosis mengidap ginjal,'' ujar Rifai.

Sepulang dari Sulawesi Selatan Iko dirawat di ruang isolasi RSUD Bima karena terkonfirmasi terinfeksi virus corona.

Setelah sepekan menjalani perawatan, Iko dinyatakan sembuh berdasarkan hasil tes swab terakhir dan diizinkan pulang sekitar enam hari lalu.

Kematian pasien ini merupakan kasus pertama di Bima, NTB, untuk warga yang sebelumnya dinyatakan sembuh dari virus corona.***

Editor : hasan b
Sumber : kompas.com
Kategori : Kesehatan

Loading...
www www