Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
12 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
2
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
Politik
13 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
3
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
12 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
4
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
13 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
5
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
12 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
12 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Dua Warga Meninggal Saat Angin Puting Beliung 'Hantam' Rumah Warga di Tulang Bawang

Dua Warga Meninggal Saat Angin Puting Beliung Hantam Rumah Warga di Tulang Bawang
Kamis, 21 Mei 2020 12:34 WIB
LAMPUNG - Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, dilanda angin puting beliung, Rabu (20/5). Peristiwa itu mengakibatkan dua orang warga meninggal dunia dan ratusan rumah rusak. Beberapa orang lainnya dilaporkan mengalami luka.

"Berdasar hasil perkembangan laporan di lapangan hingga pukul 21.45, didapatkan data bahwa persitiwa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 66 rumah rusak berat, 179 unit rumah rusak ringan dan seekor ternak sapi mati," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya, Kamis (21/5).

Raditya menuturkan, angin puting beliung yang dipicu oleh anomali cuaca itu juga berdampak pada tiga desa. Masing-masing Desa Tri Mulya Jaya, Desa Tri Tunggal Jaya dan Desa Dwi Warga Tunggal Jaya di Kecamatan Banjar Agung (II). Kemudian Desa Purwa Jaya di Kecamatan Banjar Margo.

"Hingga saat ini tim gabungan terus melakukan kajian cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses evakuasi serta pembersihan puing,” ucap Raditya.

Sementara itu, menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat disertai petir dan angin masih berpotensi terjadi hingga Jumat (22/5) di wilayah Lampung dan sebagian besar wilayah barat Pulau Sumatera.

"Masyarakat diminta untuk dapat melakukan antisipasi terhadap kemungkinan dampak terburuk yang bisa saja terjadi,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Jawapos
Kategori:Peristiwa

wwwwww