Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
17 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
23 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
3
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
23 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
4
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
Pemerintahan
23 jam yang lalu
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
5
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Pasaman Barat
19 jam yang lalu
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
6
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
8 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Loading...
Home  /   Berita  /   Padang Pariaman

SD 16 V Koto Timur Ditimpa Pohon Tumbang, Satu Kelas Rusak

SD 16 V Koto Timur Ditimpa Pohon Tumbang, Satu Kelas Rusak
Kondisi SDN 16 V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar yang ditimpa pohon tumbang. (Antara Sumbar/HO)
Rabu, 20 Mei 2020 23:43 WIB
PARIT MALINTANG - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ditimpa pohon tumbang akibat angin kencang yang terjadi pada Rabu dini hari sehingga merusak satu ruangan belajar.

"Kondisinya tidak bisa digunakan karena rusak," kata Sekretaris Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur Tambrin di V Koto Timur, Rabu.

Kerugian yang ditimbulkan akibat pohon tumbang tersebut diperkirakan sekitar Rp50 juta. Pihak sekolah dan nagari hingga sekarang masih menunggu anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk melakukan evakuasi.

"Kami telah melaporkan hal ini kepada pihak BPBD dan masih menunggu kedatangan anggota," katanya.

Pihaknya berharap anggota BPBD segara mengevakuasi pohon tersebut agar tidak menambah kerusakan sarana pendidikan itu di daerah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman Rahmang mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi tentang pohon yang menimpa SDN 16 V Koto Timur.

"Kami sedang mencari tahu informasi tersebut," ujarnya.

Sebelumnya sejumlah pohon di Kabupaten Padang Pariaman tumbang dan menimpa rumah warga akibat angin kencang yang disebabkan karena cuaca ekstrem yang terjadi pada Selasa malam (19/5) hingga Rabu pagi yang menerjang daerah itu.

"Data sementara setidaknya ada lima lokasi pohon tumbang di Padang Pariaman," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman Mudi Mulya di Parit Malintang, Rabu.

Ia menyebutkan pohon tumbang tersebut terjadi dua kecamatan yaitu di empat Sungai Geringging dan satu di V Koto Kampung Dalam. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Padang Pariaman

Loading...
www www