Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
6 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
11 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Politik
12 jam yang lalu
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
4
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
GoNews Group
14 jam yang lalu
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
5
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
Pendidikan
15 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
6
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
9 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Berikan Bantuan ke PB HMI, Bamsoet Ajak Mahasiswa Perangi Covid-19

Berikan Bantuan ke PB HMI, Bamsoet Ajak Mahasiswa Perangi Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 18:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) dan Relawan 4 Pilar menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan berbagai bantuan lainnya kepada Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Untuk kemudian didistribusikan kepada para mahasiswa di berbagai wilayah.

"Karena pandemi Covid-19, sistem perkuliahan lebih banyak dilakukan secara daring (online). Bantuan sembako ini ditujukan agar para mahasiswa tak perlu mengkhawatirkan urusan makanan. Sehingga uang bulanan yang dikirim orang tua, bisa digunakan untuk fokus mendukung pembelajaran. Dari mulai membeli buku, kuota internet, maupun kebutuhan kuliah lainnya," ujar Bamsoet usai menyerahkan bantuan, di kantor PB HMI Jakarta Selatan, Senin (18/5/20).

Mantan Ketua DPR RI ini meminta para mahasiswa sebagai kalangan intelektual untuk turut menyukseskan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang gencar dilakukan pemerintah di berbagai daerah. Sehingga Indonesia tak menjadi epicentrum penyebaran Covid-19, sebagaimana kini terjadi di Amerika maupun India.

"Walaupun sudah lockdown, namun penyebaran Covid-19 di India masih masif lantaran ketidakdisiplinan warganya. Tercatat pada Minggu kemarin, terjadi penambahan kasus positif baru mencapai 4.987. Dengan total positif mencapai 90 ribuan, menjadikan India sebagai epicentrum penyebaran Covid-19 di Asia. Adapun secara global, tingkat positif terbanyak masih berada di Amerika dengan 1,4 juta positif," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, dengan penduduk mencapai 260 juta jiwa serta ikatan sosial yang sangat kuat, menjadikan penyebaran Covid-19 di Indonesia sangat rentan. Jika tak diantisipasi oleh berbagai kelompok masyarakat, tak menutup kemungkinan Indonesia bisa menjadi epicentrum penyebaran Covid-19, baik di Asia maupun dunia.

"Disinilah peran mahasiswa diuji keberadaannya. Apakah memilih abai dengan berpangku tangan, atau ikut terlibat menyukseskan PSBB. Kontribusi sekecil apapun sangat dinantikan. Gunakan media sosial dan sarana lainnya sebagai tempat berjuang melawan Covid-19. Minimal dengan mengajak dan memberikan edukasi betapa pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan," pungkas Bamsoet. ***


Loading...
www www