Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
22 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
18 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
22 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
23 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   Agam

Sejak Tiga Minggu Terakhir, Harga Bawang Merah di Agam Rp60 Ribu per Kilogram

Sejak Tiga Minggu Terakhir, Harga Bawang Merah di Agam Rp60 Ribu per Kilogram
Pembeli sedang melakukan transaksi dengan pedagang Pasar Serikat Lubukbasung dan Garagahan (ANTARA/ Yusrizal)
Minggu, 17 Mei 2020 13:59 WIB
LUBUK BASUNG - Harga bawang merah di pasar tradisional Kabupaten Agam, Sumatera Barat masih stabil Rp60 ribu per kilogram sejak tiga minggu terakhir akibat persediaan sedikit di pedagang pengumpul.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Agam, Nelfia Fauzana di Lubukbasung, Minggu, mengatakan harga bawang merah itu naik dari Rp48 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram semenjak Sabtu (25/4).

"Harga bawang merah itu bertahan Rp60 ribu per kilogram semenjak tiga minggu terakhir," katanya.

Ia mengatakan harga bawang merah itu bertahan Rp60 ribu per kilogram akibat petani gagal panen di daerah penghasil tepatnya di Jawa Tengah, sehingga pasokan terbatas di pedagang pengumpul.

Dengan kondisi itu, harga bawang merah menjadi naik karena permintaan cukup tinggi.

"Ini sesuai hukum ekonomi, apabila pasokan terbatas dan permintaan banyak maka harga akan naik," katanya.

Untuk harga kebutuhan lainnya, tambahnya, ada yang naik berupa minyak curah dari Rp12.500 per liter menjadi Rp13 ribu per liter.

Kemudian ayam broiler dari Rp50 ribu menjadi Rp55 per ekor, bawang putih dari Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram.

Sedangkan bawang prey dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram, kacang hijau dari Rp24 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, ikan sarden dari Rp32 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram, ikan nila dari Rp19 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram dan lainnya.

Sementara harga kebutuhan pokok yang turun berupa beras sokan dari Rp13 ribu menjadi Rp12,5 ribu per kilogram, beras IR 42 dari Rp12 ribu menjadi Rp11,5 ribu per kilogram, beras benang paluan dari Rp12 ribu menjadi Rp11 ribu per kilogram.

Beras batang Pasaman dari Rp11,5 ribu menjadi Rp10,5 ribu per kilogram, kentang dari Rp12 ribu menjadi Rp11 ribu per kilogram, kol dari Rp7 ribu menjadi Rp6 ribu per kilogram, ikan tongkol dari Rp26 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, ikan kembung dari Rp38 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram, ikan tuna dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram dan lainnya.

Untuk harga normal berupa bawang merah Rp60 ribu per kilogram, cabai rawit Rp24 ribu per kilogram, cabai merah Rp20 ribu per kilogram, daging sapi Rp120 ribu per kilogram.

Selain itu, telur ayam kampung Rp2.000 per butir, telur ayam ras Rp1.500 per butir, telur itik Rp2.500 per butir dan lainnya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Ekonomi, Sumatera Barat, Agam

Loading...
www www