Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
8 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
23 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Home  /  Berita  /  Solok

Pernah Rawat Pasien Positif Covid-19, RSUD Arosuka Ditutup

Pernah Rawat Pasien Positif Covid-19, RSUD Arosuka Ditutup
Sabtu, 16 Mei 2020 22:51 WIB
AROSUKA - RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat ditutup sementara karena sempat merawat satu PDP asal Nagari Koto Baru, BS (69) yang dinyatakan positif COVID-19 pada Rabu (13/5).

"BS berjenis kelamin laki-laki meninggal pada Kamis (14/5), dinyatakan positif COVID-19 sehari setelah meninggal pada Jumat (15/5). Dia pernah dirawat di RS M Natsir Kota Solok, Semen Padang Hospital (SPH) dan terakhir di RSUD Arosuka," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Sabtu (16/5/2020).

Sebelumnya BS yang merupakan pensiunan ASN Pemkot Solok, pernah menjalani rapid test di RS M Natsir dan SPH, dengan dua kali hasil tes, negatif.

Dari catatan RSUD Arosuka, BS masuk ke IGD RSUD Arosuka pada Rabu (13/5) sekira pukul 10.00 WIB, dengan keluhan penyakit paru-paru, kemudian dirawat di ruang interne.

Terkait kejadian itu, Pihak rumah sakit telah melakukan penutupan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka tersebut. Karena riwayat almarhum pasien positif COVID-19 yang sebelumnya dirawat disana.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tracing dan sebanyak 31 petugas rumah sakit yang pernah kontak langsung dengan pasien positif akan diambil tes swabnya.

Saat ini, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area rumah sakit dan memindahkan sementara pasien yang dirawat ke RSU Mohammad Natsir dan RST Solok.

"Penutupan RSUD Arosuka ini dilakukan sampai hasil tes swab petugas keluar, dan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Solok," ujarnya.

Ia memperkirakan RSUD akan ditutup sekitar seminggu sambil menunggu hasil tes 31 petugas medis rumah sakit tersebut dinyatakan negatif.

Adapun keputusan tersebut disampaikan oleh direktur RSUD Arosuka dan sudah berdasarkan persetujuan Bupati Solok. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Kesehatan, Sumatera Barat, Solok

wwwwww