Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
23 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
3
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
12 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
4
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
Hukum
23 jam yang lalu
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
5
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
6
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Loading...
Home  /   Berita  /   Pesisir Selatan

Bupati Hendrajoni Salurkan BLT Kemensos

Bupati Hendrajoni Salurkan BLT Kemensos
Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni menyalurkan BLT Kemensos. ANTARA/HO-Humas Pesisir Selatan
Sabtu, 16 Mei 2020 22:54 WIB
PAINAN - Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Kementerian Sosial (Kemensos) secara simbolis di UDKP Kantor Camat Ampek Nagari Bayang Utara, Sabtu (16/5/2020).

"Kemarin BLT dari APBD Sumatera Barat dan APBD Pesisir Selatan telah disalurkan dan hari ini BLT Kemensos," kata Hendrajoni usai kegiatan itu.

Kegiatan ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Hendrajoni, kepada dua orang perwakilan masyarakat Nagari Koto Ranah, Asniati, (68) dan Darna (65).

Hadir bersama bupati pada kesempatan itu, anggota Komisi VIII DPR RI yang juga Ketua TP PKK, Lisda Hendrajoni, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zulfian Aprianto, serta camat Ampek Nagari Bayang Utara, Ronald Bernando.

Dalam kesempatan itu, bupati mengharapkan penyaluran bantuan pemerintah tidak memicu konflik di tengah tengah masyarakat, apa lagi menimbulkan tindakan anarkis.

"Jangan gara-gara tidak dapat bantuan terjadi bentrok antara masyarakat dengan pemerintah nagari atau antara masyarakat dengan kelompok masyarakat lainnya," katanya.

Jika ada masalah dalam data calon penerima, seperti penerima ada yang pensiunan atau penerima ganda dengan PKH dan bantuan sembako, hal tersebut agar dibicarakan secara baik dengan wali nagari atau camat.

"Masyarakat juga dapat melaporkan kepada kami melalui layanan pengaduan yang telah disediakan oleh gugus tugas COVID-19," jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan, agar masyarakat penerima bantuan dapat menggunakan bantuan dengan bijak dan mengutamakan kebutuhan pangan.

"Manfaatkan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok selama masa pandemi wabah corona," sebut bupati. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Pemerintahan, Sumatera Barat, Pesisir Selatan

Loading...
www www