Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
2
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
3
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
GoNews Group
14 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
4
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
5
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
19 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
6
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
11 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Nekat! Seorang Wanita Tebas 4 Jarinya dan Rekayasa Pembegalan

Nekat! Seorang Wanita Tebas 4 Jarinya dan Rekayasa Pembegalan
Ilustrasi. (Foto: Ist. via GoAceh)
Jum'at, 15 Mei 2020 21:29 WIB
MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) mengugkap, kasus begal yang korbannya mengalami putus jari di medan ternyata rekayasa. Erdina Boru Sihombing (54), yang mengaku menjadi korban dengan 4 jari tangannya putus, ternyata berbohong.

"Saat diinvestigasi ternyata peristiwa (begal) tersebut tidak pernah terjadi, dan hari ini kita tetapkan bahwa tersangkanya adalah pelapor tersebut yaitu ES," kata Kapolda Sumut Irjen Pol. Martuani Sormin di Mapolda Sumut, Jumat (15/5/2020) malam.

Pengakuan palus Erdiana adalah, Ia mengaku dibegal saat akan berbelanja cabai ke Pasar MMTC, tas yang berisi uang tunai Rp 4 juta dan handphone, dirampas dua pria yang mengendarai sepeda motor di sekitar rel, sebelum simpang Jalan Wahidin pada 1 Mei 2020.

4 jari tangannya yang putus, diakui karena tebasan pebegal saat berusaha mempertahankan tanya. Ternyata, Ia sendiri yang menebas keempat jari tangannya.

"Jadi kejadian sebenarnya adalah Ibu Erdina Sihombing memotong jarinya sendiri dengan parang agar meyakinkan penyidik bahwa dia memang dibegal," tegas Martuani.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Hukum, GoNews Group

Loading...
www www