Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
23 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
19 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
23 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Ada Sejutaan Orang Miskin Baru di Tengah Pandemi

Ada Sejutaan Orang Miskin Baru di Tengah Pandemi
Masyarakat miskin saat menerima bantuan dari relawan. (Ilustrasi: Ist.)
Rabu, 13 Mei 2020 18:50 WIB
JAKARTA - Puskas (Pusat Kajian Strategis) BAZNAS dalam 'Proyeksi Kemiskinan Akibat Covid-19, Studi Kasus Daerah PSBB' memproyeksikan, terjadi penambahan 134.822 penduduk miskin baru pada kondisi ringan dan 866.713 orang pada kondisi berat di 20 wilayah PSBB (Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diberlakukan per 20 april 2020 lalu.

Hal itu diungkap Humas BAZNAS, Masud kepada wartawan Rabu (13/5/2020). Masud, merinci informasi yang sebelumnya disampaikan BAZNAS dalam konferensi pers bertajuk 'Aksi BAZNAS Ikut Atasi Krisis Covid-19', di hari yang sama.

Dalam siaran persnya, BAZNAS melaporkan bahwa pihaknya telah secara aktif turut menanggulangi dampak pandemi Corona/Covid-19 baik dari aspek kesehatan, maupun ekonomi.

Berbagai Tim BAZNAS, kata Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo, melakukan berbagai aksi dan program seperti, penyemprotan disinfektan di tempat publik, bantuan sembako keluarga, bantuan tunai untuk mustahik, membantu UMKM untuk bertahan melalui aktivitas bisnis daring, padat karya untuk masyarakat yang kehilangan pekerjaannya, hingga beasiswa untuk para mahasiswa.

"Saat ini jumlah kemiskinan meningkat akibat Covid-19, tapi BAZNAS melihat nampaknya masih ada masyarakat yang memiliki ruang ekonomi yang lebih baik," kata Bambang seraya mengajak lapisan masyarakat menengah dan atas untuk berzakat melalui BAZNAS.

Untuk diketahui, Presiden RI, Jokowi, juga telah berzakat melalui BAZNAZ pada Selasa (12/5/2020) kemarin.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Ekonomi, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www