Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
22 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
18 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
22 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
23 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   Pariaman

Pasokan dari Jawa Berkurang, Harga Bawang Merah di Pariaman Makin Mahal

Pasokan dari Jawa Berkurang, Harga Bawang Merah di Pariaman Makin Mahal
Selasa, 12 Mei 2020 15:26 WIB
PARIAMAN - Berkurangnya pasokan dari Jawa telah menyebabkan harga bawang merah di Kota Pariaman, Sumatera Barat semakin tak terjangkau. Jika pada April masih Rp48 ribu per kilogram, pada minggu kedua Mei 2020 naik menjadi Rp60 ribu per kilogram.

''Naiknya harga bawangini terjadi karena pasokan dari Jawa berkurang,'' kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit di Pariaman, Selasa (12/5/2020).

Guniyetti mengatakan biasanya pasokan bawang merah di daerah itu didatangkan dari pulau Jawa, sedangkan produksi bawang di daerah tidak mencukupi kebutuhan.

Selain bawang, lanjutnya cabai rawit juga mengalami kenaikan dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu perkilogram.

''Tapi kebutuhan akan cabai rawit tidak sebesar cabai merah,'' katanya.

Beda halnya dengan bawang dan cabai rawit, kata dia cabai merah masih bertahan pada harga Rp22 ribu perkilogramdisebabkan pasokan yang melimpah.

Padahal, lanjutnya pada tahun sebelumnya harga cabai merah di daerah itu mencapai Rp30 ribu perkilogram.

Harga daging sapi dan ayam masih bertahan Rp130 ribu perkilogram untuk daging sapi, sedangkan daging ayam Rp15 ribu perkilogram, lalu harga beras masih Rp11 ribu perkilogram. Namun harga gula turun Rp2 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp20 ribu menjadi Rp18 ribu perkilogram. Penurunan harga tersebut karena datangnya pasokan gula dari Lampung.

Ia mengatakan pihaknya masih memantau harga sembako untuk menentukan digelarnya operasi pasar di daerah itu.

''Namun jika harga kebutuhan pokok masih tinggi, maka akan diselenggaran operasi pasar," ujarnya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Ekonomi, Sumatera Barat, Pariaman

Loading...
www www