Home  /  Berita  /  Solok

Antar Saudara Bersalin ke Padang Panjang, Warga Kabupaten Solok Terinfeksi Covid-19

Antar Saudara Bersalin ke Padang Panjang, Warga Kabupaten Solok Terinfeksi Covid-19
Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam (Antara/istimewa)
Sabtu, 09 Mei 2020 21:13 WIB
AROSUKA - Satu warga Kabupaten Solok dinyatakan positif terinfeksi Corona Virus Disease (COVID-19) dari Nagari Bukit Kanduang, Kecamatan X Koto Diatas berdasarkan hasil tes swab dari RS Unand.

"Sekarang sudah bertambah satu lagi pasien positif COVID-19 warga Kabupaten Solok, yaitu EF (49) berjenis kelamin perempuan," kata Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Sabtu (9/5/2020).

Ia menjelaskan riwayat perjalanan EF (49) pernah mengantarkan saudaranya untuk bersalin yang dirujuk ke RSUD Padang Panjang pada 23 April 2020.

Pada 1 Mei 2020, diketahui ada 13 orang tenaga medis di RSUD Padang Panjang telah positif COVID-19 akibat tertular dari pasien NS.

Ads

Kemudian, Dinkes Kabupaten Solok melakukan tracing terhadap masyarakat melalui puskesmas yang pernah mendapatkan atau mengunjungi RSUD Padang Panjang dari 19 April 2020 hingga 24 April 2020.

Pada 1 Mei 2020, Puskesmas Sulit Air memberikan edukasi pada pasien dan keluarga untuk isolasi mandiri sambil menunggu pemeriksaan swab pada Senin (4/5).

Lalu pada 4 Mei 2020, dilakukan pengambilan swab pada pasien serta keluarga, termasuk saudara EF diambil tes swabnya dan keluarga langsung melakukan isolasi mandiri.

Setelah diketahui Jumat malam (8/5), EF positif COVID-19. Dinkes Kabupaten Solok langsung melakukan tracing pada kontak erat pasien tersebut.

Sebelumnya, tiga warga Jorong Gaduang, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat dinyatakan positif COVID-19 setelah hasil swab test dari Universitas Andalas (Unand) Padang keluar Senin malam (27/4).

"Ketiga warga tersebut yaitu En (52) merupakan istri dari pasien pertama positif COVID-19 di Kabupaten Solok yakni S (77). Dan M (41) yaitu suami Mrz (pasien kedua COVID-19) atau menantu S, serta RM (3) laki-laki yaitu cucu pasien S," kata Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam

Ia menjelaskan ketiga pasien dan satu pasien sebelumnya Mrz (35) yang melakukan isolasi di rumah akan dikarantina di fasilitas milik provinsi di Padang.

Jadi, tiga kasus tersebut masih dari satu keluarga yang tertular pasien S (77).

"Jadi sekarang ada lima kasus positif di Kabupaten Solok, pasien pertama S (77) meninggal dan ada empat pasien yang menjalani karantina," ujarnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Sumatera Barat, Solok
wwwwww