Home  /  Berita  /  GoNews Group

Waduh... Beredar Foto Gubernur Bengkulu Buka Bersama Ditengah Covid-19

Waduh... Beredar Foto Gubernur Bengkulu Buka Bersama Ditengah Covid-19
Jum'at, 08 Mei 2020 19:27 WIB
BENGKULU - Ditengah Pandemi Covid-19 dan adanya larangan berkumpul, sepertinya diabaikan oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Hal ini terlihat dari beredarnya foto-foto Gubernur bersama masyarakat tengah berbuka puasa bersama.

Padahal, imbauan pemerintah sudah jelas agar masyarakat tetap berada dirumah guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Namun sikap Gubernur Bengkulu tersebut, justeru memberikan contoh buruk bagi masyarakat.

Dari foto-foto yang diterima GoNews.co, kegiatan buka puasa bersama tersebut tampak tidak menjalankan protokoler kesehatan. Sejumlah masyarakat yang hadir dengan rata-rata menggunakan kostum berwarna kuning ciri khas partai tertentu itu, terlihat banyak yang tidak menggunakan masker.

Kasatpol PP Provinsi Bengkulu Murlin Hanizar saat dikonfirmasi wartawan media lokal Bengkulu mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya acara tersebut. Menurutnya, acara buka puasa bersama itu bukan dilaksanakan oleh Pemprov Bengkulu.

"Pertama kami tidak tahu adanya acara dan kegiatan itu, itukan bukan acara Pemprov, kalau acara Pemprov Saya pasti tahu. Sepertinya itu acara partai, memang itukan Gubernur, tapi kalau di acara partaikan kami Lepas,gitu," kata Kepala Satpol PP Provinsi Bengkulu, Marlin, Kamis (07/05/2020) kemarin.

Murlin juga menyampaikan, dirinya sendiri tidak hadir dalam acara itu. "Kalau saya ada di sana pasti saya akan Ingatkan, boleh makan boleh berbelanja asal ikuti protokol yang sudah ditetapkan, jaga jarak,pakai masker, bukan tidak boleh sama sekali, tetapi harus tetap ikuti protokol kesehatan," tegasnya.

Murlin beranggapan, sang Gubernur kemungkinan lupa atau lalai. "Ya itu kan satu hal yang mungkin ada yang lalai atau tidak ingat atau lupa, nanti akan kita Ingatkan baik pengelola Rumah Makan maupun orang-orang yang ada disana," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aturan terkait Covid-19 berlaku untuk semua orang, tanpa terkecuali. "Aturannya itu berlaku untuk semua, itu pesan presiden dan tidak pandang bulu, tapi mungkin ada kurang diperhatikan dari pihak pengelola atau Panitia, sehingga terlihat tidak mematuhi protokol. Ini akan tetap kita himbau semuanya tanpa pengecualian," tegasnya.

"Seandainya pengaduan itu pada saat jam dilaksanakan kegiatan, ya akan kita datangi. Tapi inikan jam buka puasa, kita juga buka puasa di rumah. Semua petugas juga buka puasa. Saya akan ingatkan, karena aturan hukum yang lebih tinggi itukan ada, jadi semua sesuatu itukan harus kita Ingatkan juga walaupun pemimpin kita. Mungkin dia lalai atau orang-orang sekitarnya lupa," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, GoNews Group
wwwwww