Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
Politik
24 jam yang lalu
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
2
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
12 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
3
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
GoNews Group
23 jam yang lalu
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
4
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
5
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
13 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
6
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
Loading...
Home  /   Berita  /   Agam

Nekad Berkeliaran saat PSBB, Ratusan Warga Agam Diamakan ke Mapolres

Nekad Berkeliaran saat PSBB, Ratusan Warga Agam Diamakan ke Mapolres
Warga yang terjaring tim sedang berbaris di Mapolres Agam. (ANTARA/Yusrizal)
Jum'at, 08 Mei 2020 20:01 WIB
LUBUK BASUNG - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengamankan 117 warga yang berkeliaran dan duduk di warung saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua.

Penertiban itu langsung dipimpin Kapolres AKBP Dwi Nur Setiawan pada Kamis (7/5) malam sampai Jumat (8/5/2020) dini hari.

"Mereka yang terjaring langsung kita bawa ke Mapolres Agam menggunakan mobil Dalmas," kata Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan di Lubukbasung, Jumat.

Ia mengatakan, ratusan warga itu dijaring tim gabungan saat duduk di warung, lapangan futsal dan lainnya di Kecamatan Lubukbasung.

Tim gabungan itu menelusuri setiap warung, lokasi keramaian dan lainnya.

"Apabila menemukan sekelompok orang, maka langsung ditertibkan dan dibawa ke Mapolres untuk didata," katanya.

Ia menambahkan, penertiban ini merupakan tindakan tegas dari tim kepada warga yang masih berkeliaran saat PSBB.

Ini mengingat Kecamatan Lubukbasung sudah masuk zona merah, setelah ada satu orang warga positif corona.

"Ini untuk memutus mata rantai COVID-19 dan kami tidak main-main dalam menyelamatkan warga dari corona," katanya.

Ia mengimbau warga agar mematuhi aturan sehingga penyebaran COVID-19 berkurang di daerah itu. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Agam

Loading...
www www