Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
8 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
23 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Kasus Positif Covid-19 di Payakumbuh Bertambah Dua, Satu Diantaranya Sopir Ambulans

Kasus Positif Covid-19 di Payakumbuh Bertambah Dua, Satu Diantaranya Sopir Ambulans
Tangkapan layer pelaksanaan konferensi pers yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, dan Kepala DKK Bakhrizal. (ANTARA/Akmal Saputra)
Jum'at, 08 Mei 2020 19:52 WIB
PAYAKUMBUH - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat kembali mengumumkan dua tambahan kasus positif COVID-19 di daerah tersebut, yang salah satunya bekerja sebagai sopir ambulans di puskesmas.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz di Payakumbuh, Jumat (8/5/2020), mengatakan sampai saat ini di Payakumbuh sudah ada 13 kasus positif COVID-19.

"Hari ini (Jumat) kita mencatat ada dua penambahan kasus baru, yaitu pria I (28) karyawan swasta dari Kecamatan Payakumbuh Utara, kemudian pria M (27) sopir dari Kecamatan Payakumbuh Selatan. Jadi total kasus positif di Payakumbuh telah berjumlah 13," katanya didampingi Asisten III Amriul.

Kedua pasien positif ini dalam kondisi yang cukup baik. Namun, salah satu pasien sudah dikirim ke ruang isolasi yang dimiliki Provinsi Sumbar yang ada di Padang Basi, Kota Padang.

“Dari ke 13 itu, tujuh orang melakukan isolasi mandiri. Tiga orang di Rumah Sakit Achmad Mochtar, satu orang di Semen Padang Hospitality dan dua orang di ruang isolasi provinsi,” ujarnya.

Ia mengatakan dua kasus ini masih satu klaster yang penyebarannya berasal dari kasus pertama COVID-19 di Payakumbuh yang diumumkan pada Jumat (24/4). Saat ini jumlah kasus positif sudah menyebar ke semua kecamatan yang terdapat di daerah tersebut.

“Sebarannya itu ada di Kecamatan Payakumbuh Selatan lima orang, Payakumbuh Utara dua orang, Payakumbuh Barat empat orang, Payakumbuh Timur dan Lamposi Tigo Nagari masing-masing satu kasus,” sebutnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan saat ini kurang lebih sudah ada 300 orang yang sudah dilakukan pengambilan spesimen untuk uji swab.

“Hasil uji swab yang sudah keluar itu 154, yang mana 141 hasilnya negatif dan 13 lainnya positif. Kita masih menunggu seratusan lebih lagi hasil dan juga terus melacak orang yang melakukan kontak dengan pasien positif,” ujarnya.

Sebaran COVID-19 di Payakumbuh, (1) E - Kecamatan Payakumbuh Selatan, (2) A - Kecamatan Payakumbuh Selatan, (3) AD - Payakumbuh Utara, (4) ED - Kecamatan Payakumbuh Barat, (5) DD - Kecamatan Payakumbuh Selatan, (6) DM - Kecamatan Payakumbuh Timur.

Selanjutnya (7) EB - Kecamatan Payakumbuh Barat, (8) D - Kecamatan Payakumbuh Barat, (9) FR - Kecamatan Payakumbuh Barat, (10) MI – Latina, (11) WM - Kecamatan Payakumbuh Selatan, (12) M - Kecamatan Payakumbuh Selatan dan (13) I - Kecamatan Payakumbuh Utara. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Sumatera Barat, Payakumbuh

wwwwww