Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
19 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
2
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
12 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
9 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
GoNews Group
19 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
5
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
Politik
19 jam yang lalu
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
6
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
GoNews Group
18 jam yang lalu
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
Loading...
Home  /   Berita  /   Solok Selatan

Dinkes Solok Selatan Tutup Puskesmas Pakan Rabaa Tempat Pasien Positif Covid-19 Pernah Berobat

Dinkes Solok Selatan Tutup Puskesmas Pakan Rabaa Tempat Pasien Positif Covid-19 Pernah Berobat
Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman. (Erik IA/Antara)
Jum'at, 08 Mei 2020 12:45 WIB
PADANG ARO - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mulai hari ini menutup sementara pelayanan di Puskesmas Pakan Rabaa pasca-ditemukannya tiga warga setempat positif Covid-19 guna memutus rantai penyebaran virus mematikan tersebut di daerah itu.

"Untuk sementara Puskesmas Pakan Rabaa ditutup mulai Jumat (8/5) dan pelayanan medis akan dialihkan ke Puskesmas terdekat atau keRSUD Solok Selatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirmandi Padang Aro, Jumat (8/5/2020).

Penutupan puskesmassampai waktu yang akan ditentukan kemudianini, karena pasien positif Covid-19 Solok Selatan pernah berobat ke Puskesmas Pakan Rabaa serta RSUD, dan kontak dengan tenaga medis sehingga petugas yang melayani di sana juga akan dilakukan tes swab.

Dia mengatakan, pelacakan tahap pertama dari riwayat kontak pasien telah diambil 65 sampel swab yang terdiri dari tenaga medis di RSUD 17 orang, Puskesmas Pakan Rabaa 12 orang serta masyarakat yang pernah kontak sebanyak 36 orang.

Sekarang katanya, pelacakan masih terus dilakukan dan bagi masyarakat yang pernah kontak dengan pasien positif diharapkan secara jujur untuk melaporkan diri ke puskesmas terdekat atau RSUD agar diambilkan sampelnya untuk diperiksa.

"Kami berharap masyarakat yang pernah kontak dengan pasien secara sukarela melaporkan diri, ini untuk kebaikan kita bersama," katanya.

Dia berharap masyarakat memberikan dukungan dan motivasi kepada keluarga yang terkena wabah ini, dan doakan agar mereka yang terkena diberikan kesembuhan.

"Sekali lagi ini bukan aib, tetapi wabah yang bisa menimpa siapa saja dan kejujuran, kerja sama serta kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan sangat diharapkan dalam kondisi saat ini," ujarnya.

Selain itu katanya, tetap jaga jarak fisik dengan orang lain radius dua meter, gunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, tidak keluar rumah kecuali penting dan mendesak serta disiplin mengisolasi diri di rumah bagi para perantau yang tiba di kampung halaman serta warga yang bepergian dari daerah lain.

Dia menyebutkan, ketiga pasien positif Covid-19 saat ini sedang menjalani masa karantina dimana dua pasien yakni Yt (perempuan 55 tahun) dan AA (Laki-laki, 18 tahun) di observasi ke Balai Diklat PPSDM Padang.

Sedangkan Ys (perempuan 80 tahun) dibawa ke RSAM Bukittinggi berhubung setelah dikonfirmasi rumah sakit di Padang penuh.

Data Covid-19 Solok Selatan hingga Kamis (7/5) yaitu Positif tiga orang, notifikasi 498 orang, ODP lima orang dan PDP satu orang.

Sedangkanselesai notifikasi 3.895 orang, selesai ODP 131 orang, selesai PDP 13 orang dengan kasus meninggal ODP satu orang dan PDP tiga orang. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Solok Selatan

Loading...
www www