Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
GoNews Group
7 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
2
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
3
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
Peristiwa
8 jam yang lalu
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
4
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
14 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
5
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
13 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  Solok Selatan

Dinkes Solok Selatan Tutup Puskesmas Pakan Rabaa Tempat Pasien Positif Covid-19 Pernah Berobat

Dinkes Solok Selatan Tutup Puskesmas Pakan Rabaa Tempat Pasien Positif Covid-19 Pernah Berobat
Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman. (Erik IA/Antara)
Jum'at, 08 Mei 2020 12:45 WIB
PADANG ARO - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mulai hari ini menutup sementara pelayanan di Puskesmas Pakan Rabaa pasca-ditemukannya tiga warga setempat positif Covid-19 guna memutus rantai penyebaran virus mematikan tersebut di daerah itu.

"Untuk sementara Puskesmas Pakan Rabaa ditutup mulai Jumat (8/5) dan pelayanan medis akan dialihkan ke Puskesmas terdekat atau keRSUD Solok Selatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirmandi Padang Aro, Jumat (8/5/2020).

Penutupan puskesmassampai waktu yang akan ditentukan kemudianini, karena pasien positif Covid-19 Solok Selatan pernah berobat ke Puskesmas Pakan Rabaa serta RSUD, dan kontak dengan tenaga medis sehingga petugas yang melayani di sana juga akan dilakukan tes swab.

Dia mengatakan, pelacakan tahap pertama dari riwayat kontak pasien telah diambil 65 sampel swab yang terdiri dari tenaga medis di RSUD 17 orang, Puskesmas Pakan Rabaa 12 orang serta masyarakat yang pernah kontak sebanyak 36 orang.

Sekarang katanya, pelacakan masih terus dilakukan dan bagi masyarakat yang pernah kontak dengan pasien positif diharapkan secara jujur untuk melaporkan diri ke puskesmas terdekat atau RSUD agar diambilkan sampelnya untuk diperiksa.

"Kami berharap masyarakat yang pernah kontak dengan pasien secara sukarela melaporkan diri, ini untuk kebaikan kita bersama," katanya.

Dia berharap masyarakat memberikan dukungan dan motivasi kepada keluarga yang terkena wabah ini, dan doakan agar mereka yang terkena diberikan kesembuhan.

"Sekali lagi ini bukan aib, tetapi wabah yang bisa menimpa siapa saja dan kejujuran, kerja sama serta kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan sangat diharapkan dalam kondisi saat ini," ujarnya.

Selain itu katanya, tetap jaga jarak fisik dengan orang lain radius dua meter, gunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, tidak keluar rumah kecuali penting dan mendesak serta disiplin mengisolasi diri di rumah bagi para perantau yang tiba di kampung halaman serta warga yang bepergian dari daerah lain.

Dia menyebutkan, ketiga pasien positif Covid-19 saat ini sedang menjalani masa karantina dimana dua pasien yakni Yt (perempuan 55 tahun) dan AA (Laki-laki, 18 tahun) di observasi ke Balai Diklat PPSDM Padang.

Sedangkan Ys (perempuan 80 tahun) dibawa ke RSAM Bukittinggi berhubung setelah dikonfirmasi rumah sakit di Padang penuh.

Data Covid-19 Solok Selatan hingga Kamis (7/5) yaitu Positif tiga orang, notifikasi 498 orang, ODP lima orang dan PDP satu orang.

Sedangkanselesai notifikasi 3.895 orang, selesai ODP 131 orang, selesai PDP 13 orang dengan kasus meninggal ODP satu orang dan PDP tiga orang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Sumatera Barat, Solok Selatan

wwwwww