Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
20 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
2
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
13 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
10 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
Politik
20 jam yang lalu
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
GoNews Group
20 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
GoNews Group
19 jam yang lalu
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Camel Petir Putuskan Tak Mudik Lebaran ke Medan

Camel Petir Putuskan Tak Mudik Lebaran ke Medan
Camel Petir. (Ist)
Jum'at, 08 Mei 2020 23:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Merayakan Hari Raya Idhul Fitri (Lebaran) di kampung halaman menjadi sesuatu yang sangat bermakna. Terutama bagi yang telah bertahun-tahun hijrah atau tinggal menetap di Ibukota Jakarta. Melakoni Mudik Lebaran selain sudah jadi tradisi tahunan, ternyata yang paling utama dijadikan sarana silaturahmi untuk saling bermaaf-maafan.

"Setahu saya kalau pas Lebaran kan ada istilah melakukan tradisi sungkeman (cium tangan-red) dengan orangtua kita. Tujuannya untuk minta maaf atas dosa-dosa sengaja maupun tak sengaja yang kita lakukan selama ini," kata Camelia Panduwinata Lubis yang kondang dijagad artis dengan nama Camel Petir saat dihubungi Jumat (8/5/2020) pagi.

Menurut artis dangdut yang salahsatunya pernah hits lewat tembang 'Cuma Kamu, Cin' satu ini, sejatinya untuk pulang ke kampung halaman, bukan karena untuk silaturahmi Lebaran saja. Setiap saat, kata dia, juga kerapkali balik ke kota kelahirannya di Medan, Sumatera Utara.

"Jika di tahun ini nggak Mudik Lebaran, orangtua atau keluarga besar pasti bisa mengerti. Kenapa? Ya, karena masih ada ancamam wabah atau penyebaran virus Corona (Covid-19)," papar Camel Petir yang juga dikenal sebagai wanita politisi nasional dari Partai Golkar tersebut.

Sejak dua bulan belakangan ini, Camel Petir bersama suami dan anak-anak, mengaku selalu berdiam diri di rumah saja. Hal tersebut, menurutnya, demi keamanan dan kenyamanan keluarga agar terhindar dari ancaman virus mematikan tersebut.

Namun ketika diminta tanggapan soal meninggalnya sosok maestro atau seniman musik Campursari (Didi Kempot), Camel Petir mengaku sangat kehilangan. "Saya malah sebenarnya punya obsesi dengan almarhum, bikin lagu Campursari yang mengangkat tema soal petani Indonesia," ceritanya dengan nada sedih. ***

Kategori : Umum, GoNews Group

Loading...
www www