Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
21 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
2
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
14 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
11 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
Politik
21 jam yang lalu
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
GoNews Group
21 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
Padang
7 jam yang lalu
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Ngamar dengan PHL Polsek di Hotel, Polisi Digerebek Istri Sambil Gendong Bayi

Ngamar dengan PHL Polsek di Hotel, Polisi Digerebek Istri Sambil Gendong Bayi
Ilustrasi penggerebekan. (int)
Rabu, 06 Mei 2020 14:18 WIB
MEDAN - Wanita berinisial HBS menggerebek suaminya yang tengah berduaan dengan seorang wanita di kamar Hotel Katana, Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (5/5/2020).

Dikutip dari Merdeka.com, penggerebekan itu direkam dan disebar ke media sosial. Sang istri, HBS, memostingnya di Facebook.

Suami wanita tersebut berinisial OHS, merupakan anggota Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan. Sedangkan wanita yang bersamanya berinisial H, pekerja harian lepas di Polsek Medan Baru.

''Polisi Medan Baru OHS (diinisialkan) digrebek oleh istrinya sedang berbuat mesum dengan H (diinisialkan) seorang pekerja tenaga harian Polsek Medan Baru di Hotel Katana Padang Bulan padahal anaknya masih berumur 40 hari. Bantu viralkan agar segera dipecat,'' tulis HBS, Selasa (5/5).

Dalam rekaman HBS terlihat menggendong bayinya. Dia juga memegang ponsel untuk merekam penggerebekan itu. Wanita lain yang turut bersamanya juga merekam.

Ada sejumlah video yang diupload akun itu dengan durasi keseluruhan 2 menit. Dalam rekaman terlihat HBS menggendong bayinya menggedor pintu kamar. Tak lama berselang pintu dibuka pria yang diduga sebagai OHS. Dia terlihat masih mengenakan celana seragam kepolisian. Pria itu langsung mendekap wanita yang menggedor pintunya. ''Halo, selamat malam. Di mana kau? Videokan, polisi ini,'' teriak HBS.

H, wanita yang ada dalam kamar bersama OHS, berusaha keluar. HBS mencoba menariknya.

Masih menggendong anaknya, HBS tak mau melepaskan H. Sementara OHS terus mendekap istri dan anaknya, bahkan hingga jatuh ke tempat tidur. Si bayi pun terdengar menangis.

Pria mengenakan batik yang diduga petugas hotel ikut masuk ke kamar dan menenangkan situasi. H pun langsung keluar dan menaiki sepeda motor Honda Beat hitam. Dia tergesa-gesa pergi sambil mengatakan, ''Jangan kayak gitu lah, Kak.''

Sementara, HBS yang dihubungi Rabu (6/5) mengakui telah mengunggah video dugaan perselingkuhan suaminya ke Facebook. Wanita ini ternyata kenal dengan H, perempuan yang sekamar dengan suaminya.

''Kenal banget, satu kantor sama suami saya. Dia tenaga PHL,'' ujarnya.

HBS menyebut sudah lama menduga suaminya selingkuh. ''Bisa tahu selingkuh ya karena sudah berulang kali seperti itu. Jadi mungkin sudah kuasa Tuhan menunjukkan kelakuan suami saya,'' jelasnya.

Saat ini HBS mengaku dalam kondisi tidak baik. Namun, dia berusaha kuat demi anak dan bayinya. ''Kondisi saya masih trauma. Bayi saya sehat, aamiin,'' ungkapnya sembari mengatakan bayi itu adalah anak ketiganya.

HBS sesungguhnya ingin hidup tenang. Dia tak mau banyak bicara soal hukuman suaminya. ''Saya enggak tahu. Suami enggak tahu juga entah ke mana dia, aku enggak mau hubungi, diapun enggak ada hubungi aku,'' tutupnya.

Sementara Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing, membenarkan kejadian itu. OHS memang personelnya. ''Sudah diproses saat ini di Propam Polres,'' ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan.***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : Peristiwa

Loading...
www www