Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
23 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
14 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
15 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
15 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
19 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Mudik! Yakin Bisa Masuk Jakarta Lagi?

Mudik! Yakin Bisa Masuk Jakarta Lagi?
Ilustrasi mudik. (Gambar: Ist./Cupin)
Rabu, 06 Mei 2020 02:29 WIB
JAKARTA - Akan ada pembatasan amat ketat untuk masuk ke Jakarta. Karenanya, kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, "bila Anda pulang, belum tentu bisa kembali ke Jakarta dengan cepat. Jadi hati-hati!".

Hal itu disampaikan Anies saat konferensi pers di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (1/5/2020). Terkait hal itu, jajaran Anies mengonfirmasi bahwa payung hukum untuk membatasi akses masuk Jakarta, tengah digodok.

"Sedang kami siapkan. Tunggu setelah regulasinya ada, kami akan sampaikan polanya," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dikutip dari Media Indonesia, Rabu (6/5/2020).

Prosesnya, kata Syafrin, "di level DKI sudah pembahasan, dengen Kementerian Perhubungan sudah dikomunikasikan dan difokuskan,".

Aturan ini, akan berpijak pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 (Permenhub 25/2020) Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441.

Sekedar pengingat, DKI Jakarta adalah daerah dengan tren kasus positif Corona/Covid-19 yang menurun, sementara tren secara nasional masih naik.

"Setelah PSBB ada penurunan sejak awal bulan Mei lalu. Tapi lihat secara nasional, kasus Covid-19 terus meningkat, hari ini saja sudah mencapai 11 ribu lebih kasus terkonfirmasi positif," kata Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani saat menyatakan pentingnya penguatan PSBB secara nasional, Selasa (5/5/2020).

Di lain pihak, wacana merelaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga muncul dari kalangan pemerintah pusat. Menkopolhukam RI, Mahfud MD, mengutarakan wacana itu melalui sebuah video di media sosial, baru-baru ini. Alasannya, agar roda ekonomi masyarakat tetap berputar.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Umum, Pemerintahan, GoNews Group

Loading...
www www