Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
17 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
15 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
15 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
6
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
GoNews Group
15 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
Loading...
Home  /   Berita  /   Bukittinggi

Menunggu Hasil Swab, Pemakaman PDP yang Meninggal di RSAM Bukittinggi Dilaksanakan dengan Standar Protokol Covid-19

Menunggu Hasil Swab, Pemakaman PDP yang Meninggal di RSAM Bukittinggi Dilaksanakan dengan Standar Protokol Covid-19
Menunggu Hasil Swab, Pemakaman PDP yang meninggal di RSAM Bukittinggi sesuai dengan standar Protokol Covid -19, Minggu 03 Mei 2020.
Senin, 04 Mei 2020 00:33 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Pasien Dalam Pemantauan (PDP) Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi yang meninggal dunia pada Sabtu 02 Mei 2020 sekira pukul 22.30, sudah dimakamkan hari ini, Minggu 03 Mei 2020.

“Benar, ada seorang pasien PDP RSAM Bukittinggi berinisial HY (55) yang dimakamkan pada Minggu 03 Mei 2020 sekira pukul 11.00 WIB. PDP tersebut dimakamkan di Lokasi pemakaman suku Jambak yang terletak di Jalan Sanjai Dalam RT 01/ RW 01, Kelurahan Manggis Ganting, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi,” ungkap Wakapolres Bukittinggi, Kompol Sumintak.

Menurut Sumintak, pasien PDP yang meninggal ini berprofesi sebagai sopir, dia hanya dirawat satu hari sejak masuk RSAM, masuk pukul 15.00 WIB dan akhirnya meninggal pada pukul 22.30 WIB, terangnya.

“Pasien tersebut sejak masuk RSAM, langsung ditangani intensif oleh Tim Medis RSAM. Apalagi tim mendapat keterangan awal, pasien mengalami sesak nafas. Kemudian pasien dirawat di ruang isolasi Covid - 19, rumah sakit itu dan akhirnya meninggal,” tambah Sumintak.

Sementara itu Direktur RSAM, dr Khairul SpM mengatakan, yang bersangkutan belum divonis ada mengidap penyakit Covid - 19. Walaupun demikian, saat ini kita masih menunggu hasil tes swab dari laboratorium Unand Padang.

“Sesuai arahan pihak rumah sakit RSAM untuk jenazah korban diselenggarakan sesuai SOP Covid-19 di RS Ahmad Mochtar,” tambahnya.

Dalam kegiatan pemakaman tersebut pihak RSAM yang dibantu dengan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi melaksanakan proses pemakaman dengan standar protokol penanganan Covid-19.

Sementara itu, untuk pengantaran jenazah dari RSAM dilakukan pengawalan ketat dari Mobil Patroli Sat Sabhara Polres Bukittinggi dan dilakukan pengamanan tertutup oleh personil Unit Intelkam Polsek Bukittinggi. ***


Loading...
www www