Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
23 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
3
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
12 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
4
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
Hukum
23 jam yang lalu
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
5
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
6
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga

Viral... Mau Mendarat di Langkat, Kapal Ikan China Dihalau Warga
Istimewa.
Minggu, 03 Mei 2020 20:25 WIB
LANGKAT - Sejumlah warga Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat Sumatera Utara menolak kehadiran kapal asing yang akan mengangkut ikan, Minggu (3/5/2020). Penolakan ini terkait dengan wabah Covid-19.

Penolakan kapal ikan asing asal China ini viral di media sosial. Diketahui kapal tersebut datang untuk mengangkut ikan kerapu dari keramba apung di Dusun 1 Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu.

Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi antara tokoh masyarakat, kepala desa dan pihak pemilik ikan, CV Sumber Budidaya Pasific pada Jumat (1/5/2020).

Disepakati tidak ada pelarangan dari warga dengan syarat kapal harus berlabuh 300 meter dari bibir pantai. Para ABK kapal asing itu juga tidak diizinkan untuk mendarat.

Namun pada Sabtu (2/5/2020) pukul 16.30 WIB, situasi berubah dan berkembang dengan adanya   penolakan dari 70 warga yang minta kapal tidak masuk ke perairan Pulau Sembilan.

Masyarakat menolak karena takut terpapar covid-19. Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga diwakili Wakapolres Kompol Delami Saleh dalam keterangannya membenarkan kedatangan kapal asing di Kepulauan Sembilan.

"Kapal itu hendak mengangkut ikan kerapu bukan menurunkan orang untuk mendarat,” paparnya.

Namun warga khawatir penyebaran wabah virus covid-19 masuk ke Langkat. “Karenanya warga menghadang kapal asing itu mendarat di Langkat,” katanya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : gelora.co
Kategori : Umum, Peristiwa

Loading...
www www