Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
20 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
Peristiwa
10 jam yang lalu
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
3
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
7 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
4
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
Peristiwa
10 jam yang lalu
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
5
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
12 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
6
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Pasaman Barat
22 jam yang lalu
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Robert Alberts Sabar Menunggu Kabar Baik

Robert Alberts Sabar Menunggu Kabar Baik
Minggu, 03 Mei 2020 19:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Semua pecinta sepak bola nasional menanti bagaimana keputusan terkait kelanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Hal itu akan segera diputuskan pada bulan Mei ini mengingat 29 Mei mendatang bisa dibilang tanggal jatuh tempo kelanjutan kompetisi. 

Pelatih Persib Robert Alberts bersabar menanti keputusan tersebut yang akan bergantung kepada putusan pemerintah. Keputusan yang dilihat dari soal kondusifitas keadaan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, tentu tidak hanya menyangkut ranah sepak bola, namun juga berdampak kepada sektor ekonomi lainnya.

"Jadi yang utama adalah kami ingin mengetahui hasil dari pemerintah dalam memberikan perintah untuk liga ini. Maka dari itu saya selalu berlandaskan pada surat resmi yang kami terima pada 27 Maret dan di sana tertulis dengan jelas bahwa di akhir Mei PSSI akan melihat situasi tergantung hasil kebijakan pemerintah," papar Robert.

"Jika mereka sudah mendeklarasikan Indonesia sudah terbebas dari krisis, maka itu kesempatan untuk menggelar lagi liga. Saya pikir itu memungkinkan dan berharap besar ada sinyal untuk itu (kompetisi berjalan lagi)," lanjutnya.

Pemerintahan yang berbeda juga dengan cara-cara berbeda merespon wabah tersebut. Robert berpikir Indonesia tidak bisa disamakan dengan negara lainnya, dimana kompetisi domestik sudah mulai kembali dirancang untuk menggelar lagi kick-off. 

"Indonesia tentunya kami punya reaksi yang berbeda untuk menghadapi krisis ini, dan kami masih menunggu apa hasil akhir dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Tentunya akan sangat sulit karena ini negara yang sangat besar dari Utara ke Selatan dan terdiri dari banyak budaya," tuturnya. ***


Loading...
www www