Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
15 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
13 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
13 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
16 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
5
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
16 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
13 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

13 Tenaga Medis RSUD Padang Panjang Positif Terinfeksi Corona, Diduga Tertular dari 1 Pasien

13 Tenaga Medis RSUD Padang Panjang Positif Terinfeksi Corona, Diduga Tertular dari 1 Pasien
RSUD Padang Panjang. (detikcom)
Jum'at, 01 Mei 2020 14:27 WIB
PADANG PANJANG - Sebanyak13 tenaga medis yang bertugas di RSUD Padang Panjang, Sumatera Barat, positif tertular virus corona.

Dikutip dari Merdeka.com, ke 13 tenaga medis tersebut dipastikan positif terinfeksi virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan swab di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang.

Mereka diduga tertular dari seorang pasien bernama NS, yang terlebih dahulu dinyatakan positif corona.

''Ke 13 tenaga kesehatan ini adalah mereka yang pernah kontak dengan pasien NS, warga Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, yang pernah berobat ke RSUD dan sudah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19,'' kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar, Jumat (1/5), seperti dilansir Antara.

Sebanyak 70 tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Kebun Sikolos dan RSUD Padang Panjang sebelumnya mengikuti pemeriksaan swab karena pernah kontak dengan pasien NS.

Dua fasilitas kesehatan itu merupakan lokasi di mana NS pernah mendapat layanan kesehatan. Ternyata 13 orang dinyatakan positif dan tanpa gejala. Semuanya bertugas di RSUD Padang Panjang.

''Semuanya pernah kontak dalam jarak kurang dari satu meter. Namun belum dapat dipastikan apakah tertular dari NS atau suaminya yang juga sudah dinyatakan positif Covid-19,'' katanya.

Direktur RSUD Padang Panjang Ardoni menambahkan sejak hasil swab NS keluar pada Ahad (26/4) semua petugas yang pernah kontak dengan NS sudah dikarantina di lokasi yang disediakan Pemko dan tidak pulang ke rumah.

''Setelah dinyatakan positif, mereka diisolasi di RSUD Padang Panjang mulai Kamis (30/4) malam,'' katanya.

Selanjutnya pihaknya akan menelusuri kontak 13 tenaga kesehatan itu, menyemprot disinfektan ruangan dan seluruh area rumah sakit serta kembali menelusuri riwayat kontak pasien NS.

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran meminta warganya lebih mematuhi aturan dalam PSBB, yakni tidak keluar rumah jika tidak penting, selalu menggunakan masker dan menjaga kebersihan.

''Hasil ini di luar dugaan kita, setelah segala upaya di perbatasan kota dan di dalam daerah. Kami harap ini jadi perhatian bersama agar lebih patuh dalam PSBB,'' ujarnya. ***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : Kesehatan

Loading...
www www