Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
Politik
23 jam yang lalu
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
2
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
12 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
3
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
GoNews Group
23 jam yang lalu
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
4
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
5
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
12 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
6
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

PDP Corona, Bayi Usia 7 Hari dan 2 Bulan Meninggal di Bogor

PDP Corona, Bayi Usia 7 Hari dan 2 Bulan Meninggal di Bogor
Ilustrasi jenazah bayi. (int)
Kamis, 30 April 2020 07:42 WIB
BOGOR - Lima pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona, meninggal dunia di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua di antaranya masih bayi.

Dua bayi PDP corona yang meninggal tersebut yakni bayi perempuan berusia dua bulan asal Kecamatan Cibungbulang dan bayi laki-laki berusia tujuh hari dari Kecamatan Leuwisadeng.

Dikutip dari Republika.co.id, dalam rilis resmi Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Rabu (29/4), Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin menyampaikan, tiga PDP lainnya yang meninggal semuanya laki-laki dewasa.

''Tiga lainnya yakni, laki-laki berusia 27 tahun dari Kecamatan Leuwiliang, laki-laki berusia 52 tahun dari Kecamatan Leuwiliang dan laki-laki berusia 55 tahun asal Jonggol,'' ucap Ade.

Secara keseluruhan, Ade menjelaskan, PDP berjumlah 1.005 orang. Sebanyak 523 orang dinyatakan selesai, 455 orang masih dalam pengawasan dan 27 orang meninggal dunia.

Selain itu, Ade mengungkapkan, terdapat penambahan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dengan demikian, jumlah pasien aktif Covid-19 tetap 90 orang.

''Total pasien Covid-19 berjumlah 114 orang, 90 masih aktif, 13 sembuh dan 11 orang meninggal dunia,'' jelas Ade.

Sementara, jumlah orang dalam pantauan (ODP) 1.314 orang dengan rincian sebanyak 997 selsai dan 317 masih dalam pemantauan.

Ade meminta, masyarakat tetap patuh terhadap anjuran pemeritah dan disiplin menjaga kebersihan.

''Tetap waspada, jaga kebersihan diri dan hindari keramaian. Mari bersama-sama kita bisa lawan corona,'' ujar dia.***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Nasional, Kesehatan

Loading...
www www