Home  /  Berita  /  Padangpanjang

Warga Padang Panjang Diimbau Serius Sikapi Aturan PSBB

Warga Padang Panjang Diimbau Serius Sikapi Aturan PSBB
Apel penerapan PSBB di halaman Gedung M Syafei Padang Panjang. (ANTARA/HO-Diskominfo Padang Panjang)
Senin, 27 April 2020 23:30 WIB
PADANG PANJANG - Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat Sonny Budaya Putra mengimbau warga setempat agar serius menyikapi aturan dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Kasus pertama positif Covid-19 pasien dalam pengawasan (PDP) asal Panyalaian, Tanah Datar pernah dirawat di RSUD Padang Panjang harus jadi perhatian kita," katanya saat pelaksaan apel penerapan PSBB di halaman Gedung M Syafei Padang Panjang, Senin (27/4/2020).

Menurutnya hal itu menunjukkan ancaman virus corona jenis baru sudah di depan mata sehingga warga harus lebih patuh terhadap aturan yang sudah ditetapkan dalam PSBB.

"Meski bukan di Padang Panjang, kasus itu tetap harus disikapi dengan bijak dan pelaksanaan PSBB harus ditingkatkan sesuai aturannya," katanya.

Ads

Ia menginstruksikan Tim Gabungan agar tidak henti menyosialisasikan risiko terpapar virus corona baru dan meminta masyarakat melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengurangi risiko terpapar virus tersebut.

Setelah melaksanakan sosialisasi PSBB di 22 April dan 23 April 2020, tim gabungan diminta melakukan penertiban.

"Inti dari PSBB adalah mengurangi pergerakan orang keluar rumah. Warga hanya keluar rumah jika sifatnya penting dan mendesak serta wajib pakai masker," ujarnya.

Sementara hingga Senin(27/4) siang belum terdapat kasus warga Padang Panjang positif Covid-19.

Sebanyak 131 warga yang tersebar di 16 kelurahan di Padang Panjang masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) di mana 107 orang sudah habis masa karantina selama 14 hari.

Sementara delapan warga masuk dalam daftar pasien dalam pengawasan (PDP) dengan rincian satu orang meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang dengan hasil pemeriksaan negatif, dua orang hasil lab negatif menjalani isolasi mandiri.

Kemudian empat orang hasil lab negatif dan kondisi sudah pulih dan satu orang sudah menjalani rapid disagnostik test (RDT) dengan hasil pemeriksaan laboratorium negatif. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Sumatera Barat, Padangpanjang
wwwwww