Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
13 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
12 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
GoNews Group
12 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
4
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
9 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
5
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
2 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
6
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
Kesehatan
2 jam yang lalu
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Imbauan Dokter Tidak Buka Praktek Rutin Kecuali Darurat, DPR Anggap Malah Sulitkan Masyarakat

Imbauan Dokter Tidak Buka Praktek Rutin Kecuali Darurat, DPR Anggap Malah Sulitkan Masyarakat
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (Dok. DPR)
Rabu, 22 April 2020 20:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengkritisi imbauan kepada dokter dan tenaga medis untuk tidak membuka praktik rutin kecuali dalam keadaan darurat untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Menurutnya, imbauan itu bisa menyulitkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. "Pasalnya, kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan selalu dibutuhkan sepanjang waktu. Orang datang ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan, tentu saja untuk berobat dan mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Saleh, Rabu (22/4/2020).

Menurut legislator Fraksi PAN, setiap orang tentu tidak ingin datang hanya untuk berobat karena sakit, akan tetapi mereka harus ke rumah sakit karena membutuhkan pelayanan tenaga medis. "Tentu sangat tidak rasional jika mereka yang ingin berobat tidak diberi pelayanan," ungkapnya.

Saleh menyadari bahwa saat ini pemerintah tengah fokus menangani pandemi Corona, namun menurutnya masih ada masyarakat yang menderita penyakit lain di luar corona yang juga harus dibantu. Bahkan penyakit lain yang diderita masyarakat banyak memakan korban jiwa.

"Tentu tidak arif jika penyakit-penyakit lain tidak mendapat perhatian dan penanganan. Bagaimanapun juga, risiko yang ditimbulkan penyakit-penyakit itu tetap membahayakan," tambahnya.

Imbauan tersebut tentu memiliki ada sisi positifnya, karena itu pula pihaknya sedang mengonfirmasi langsung kepada Kemenkes terkait langkah yang diambil.

Untuk diketahui, pada tanggal 16 April 2020 lalu, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan dr. Bambang Wibowo melalui situs resmi Kemenkes RI, mengimbau dokter dan tenaga kesehatan untuk tidak melakukan praktik rutin kecuali darurat. Imbauan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Imbauan itu disampaikan melalui surat nomor YR.03.03/III/III8/2020 yang ditujukan langsung kepada seluruh Kadinkes provinsi, kabupaten/kota, dan direktur utama/direktur/kepala rumah sakit seluruh Indonesia.***


Loading...
www www