Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
Politik
23 jam yang lalu
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
2
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
11 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
3
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
GoNews Group
22 jam yang lalu
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
4
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
11 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
5
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
12 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
6
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
11 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Selama Tiga Pekan, 69.903 Orang Masuk Sumbar, Terbanyak di Limapuluh Kota

Selama Tiga Pekan, 69.903 Orang Masuk Sumbar, Terbanyak di Limapuluh Kota
Kelok Sembilan
Selasa, 21 April 2020 04:36 WIB
PADANG - Polda Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 69.903 orang masuk ke Sumbar melalui sembilan titik pintu masuk ke daerah ini dalam kurun waktu 31 Maret hingga 19 April 2020.

Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto saat jumpa pers daring, di Padang, Senin (20/4/2020) mengatakan, lokasi masuk terbanyak adalah di Kabupaten Lima Puluh Kota yang merupakan pintu masuk dari Provinsi Riau sebanyak 23.889 orang

Sedangkan total kendaraan yang masuk sebanyak 39.544 unit, terdiri dari 18.969 kendaraan roda empat, 12.334 kendaraan roda enam, dan 8.241 kendaraan roda dua.

Ia menyebutkan orang yang datang dan masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.724 orang.

Jumlah orang tersebut sebagian besar masuk dari Bandara Internasional Minangkabau sebanyak 8.577 orang.

Sisanya masuk dari Kabupaten Pasaman sebanyak 80 orang dan Kabupaten Pesisir Selatan 56 orang.

Kemudian, Kabupaten Pasaman Barat sebanyak lima orang, Kabupaten 50 Kota dua orang. Kabupaten Solok Selatan empat orang

Ia mengatakan Pemprov Sumbar telah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga pemeriksaan orang akan terus ditingkatkan.

Pihaknya akan mengirim personel tambahan ke sejumlah lokasi perbatasan untuk memaksimalkan pemeriksaan.

"Ada ribuan orang yang akan diperiksa tentu perlu tambahan personel, dan kami kirim untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Sumbar," kata dia lagi. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Umum, Peristiwa, Sumatera Barat

Loading...
www www