Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
Politik
23 jam yang lalu
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
2
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
12 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
3
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
GoNews Group
23 jam yang lalu
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
4
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
5
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
12 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
6
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Longsor Susulan Kembali Terjadi di Malalak, Kendaraan tak Bisa Lewat

Longsor Susulan Kembali Terjadi di Malalak, Kendaraan tak Bisa Lewat
Longsor menutupi badan jalan Bukik Apiak, Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (20/4/2020). (ist)
Senin, 20 April 2020 13:54 WIB
LUBUK BASUNG - Longsor susulan kembali menutupi ruas jalan alternatif menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Padang tepatnya di Jalan Bukik Apiak, Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (20/4/2020), sekitar pukul 06.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Senin (20/4/2020) mengatakan, badan jalan tertutup material tanah dan bebatuan sepanjang 10 meter dan tinggi empat meter, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

''Untuk sementara, pengendara menuju Bukittinggi atau Padang kita alihkan ke Padang Panjang," katanya.

Ia menambahkan, tanah longsor susulan itu merupakan yang kedua kalinya setelah longsor susulan juga terjadi pada Ahad (19/4) siang.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumbar untuk mengerahkan alat berat dalam membersihkan material longsor. ''Kita mengusahakan material longsor bisa dibersihkan hari ini, agar arus lalulintas kembali normal," katanya.

Sebelumnya, jalan provinsi itu dilanda longsor akibat curah hujan tinggi melanda daerah itu pada Sabtu (18/4) sore.

Jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat setelah DPUTR Agam dan DPUTR Sumbar mengerahkan alat berat jenis ekskavator.

"Pembersihan material longsor juga melibatkan tim gabungan dari BPBD Agam, Satpol PP Damkar, Polri, TNI dan lainnya," katanya.

Daerah itu merupakan rawan longsor apabila curah hujan tinggi melanda daerah itu karena tanah masih labil.

Sebelumnya, tanah longsor juga melanda daerah itu sepanjang 10 meter dan tinggi empat meter pada Ahad (5/4) dini hari.

Dengan kondisi itu, Lutfi mengimbau pengguna jalan dan masyarakat yang hendak melewati daerah itu meningkatkan kewaspadaan dan segera berhenti apabila hujan. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Padang, Agam

Loading...
www www