Home  /  Berita  /  Peristiwa

Jumlah Positif Covid-19 di Dharmasraya Jadi Dua Orang

Jumlah Positif Covid-19 di Dharmasraya Jadi Dua Orang
Minggu, 19 April 2020 09:58 WIB
PULAU PUNJUNG - Hasil swab test terhadap R (66), warga Nagari (Desa Adat) Koto Laweh, positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dengan hasil ini, kasus positif Covid-19 di Dharmasraya, Sumatera Barat bertambah menjadi dua orang.

''R adalah pasien positif kedua, yang mana beliau ini pernah melakukan kontak langsung dengan J, pasien Covid-19 pertama," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya, Rahmadian S, Minggu (19/4/2020).

Ia menjelaskan R sebelumnya dinyatakan positif berdasarkan rapid test, selanjutnya dilakukan swab tes pertama hasilnya negatif, dan pada swab tes ke dua hasilnya positif. Dengan demikian R disimpulkan positif Covid-19.

Menurut dia tindakan isolasi terhadap pasien dimungkinkan dua opsi, pertama di Covid-19 Center Sialang dan isolasi mandiri di rumah pribadi.

''Covid-19 Centre Sialang sudah siap untuk menerima R, namun pasien minta untuk diisolasi di rumah. Jadi apakah nanti isolasi mandiri atau di Covid-19 Center Sialang, tim masih memastikan ini," ucap dia.

Sementara hasil koordinasi dengan pemerintah nagari masyarakat Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, menyatakan menerima apabila dilakukan karantina mandiri dan juga sudah disiapkan tim yang melayani.

Menurut dia sesuai protap Kementerian Kesehatan RI pasien Covid-19 gejala ringan atau secara umum kondisi kesehatan pasien baik dapat dilakukan isolasi secara mandiri.

"Pasien R positif gejala ringan karena kondisi fisiknya secara umum baik, tanpa gejala dan tidak ada juga indikasi untuk dirawat," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi arahan dari pemerintah dalam mempercepat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Dharmasraya.

"Ini kasus ke dua, jadi masyarakat harus lebih waspada lagi, apabila keluar rumah gunakan masker, sering cuci tangan, jaga jarak, dan yang paling penting adalah terlalu takut juga tidak boleh, intinya waspada dan patuhi imbauan pemerintah," ujar dia. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Kesehatan, Sumatera Barat, Dharmasraya
wwwwww