Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
13 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
13 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
GoNews Group
12 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
4
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
9 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
5
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
2 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
6
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
Kesehatan
3 jam yang lalu
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Sore Tadi, Jalan Bukittinggi - Padang via Malalak Longsor tak Bisa Dilewati

Sore Tadi, Jalan Bukittinggi - Padang via Malalak Longsor tak Bisa Dilewati
Longsor menimbun jalan di Malalak, Sumbar. (antara/ho)
Sabtu, 18 April 2020 19:11 WIB
LUBUK BASUNG - Jalan alternatif yang menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Padang di Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tertimbun tanah longsor sepanjang 15 meter dan tinggi dua meter akibat curah hujan tinggi, Sabtu (18/4/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melewati daerah itu, akibat material tanah menimbun badan jalan setinggi dua meter dan panjang 15 meter," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Sabtu (18/4/2020).

Ia mengatakan material tanah longsor cukup banyak sehingga untuk membersihkannya membutuhkan alat berat dan mesin penerang.

Untuk itu, tambahnya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan camat setempat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumbar.

"Kita telah melakukan koordinasi agar DPUTR mengerahkan alat berat, agar tanah longsor bisa dibersihkan sehingga arus lalulintas kembali normal," katanya.

Ia mengatakan tanah longsor itu terjadi akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak Sabtu siang. Daerah itu merupakan rawan tanah longsor apabila curah hujan tinggi melanda daerah tersebut.

Sebelumnya, tanah longsor juga melanda daerah sepanjang 10 meter dan tinggi empat meter pada Minggu (5/4) dini hari.

Dengan kondisi itu, Lutfi mengimbau pengguna jalan dan masyarakat yang hendak melewati daerah itu meningkatkan kewaspadaan dan segera berhenti apabila hujan. (ant)

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Agam, Sumatera Barat, Peristiwa

Loading...
www www