Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dianggap jadi 'Kutu Loncat', Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
Sumatera Barat
11 jam yang lalu
Dianggap jadi Kutu Loncat, Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
2
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang 'Bu Kombes' Lewat IG
Hukum
11 jam yang lalu
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang Bu Kombes Lewat IG
3
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
Politik
15 jam yang lalu
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
GoNews Group
22 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
Politik
11 jam yang lalu
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
6
Apa Kabar 'Resuffle'? Ada 18 Lembaga, Organisasi, Komisi menuju Perampingan
GoNews Group
18 jam yang lalu
Apa Kabar Resuffle? Ada 18 Lembaga, Organisasi, Komisi menuju Perampingan
Loading...
Home  /   Berita  /   Olahraga

Ternyata Lucky Sudah Dipersiapkan Jadi Ketua WOA Asia

Ternyata Lucky Sudah Dipersiapkan Jadi Ketua WOA Asia
Lukman Niode
Jum'at, 17 April 2020 21:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Ternyata legenda renang Indonesia, Lukman Niode yang akrab dipanggil Lucky telah dipersiapkan untuk menjadi Ketua World Olympian Association (WOA) untuk wilayah Asia. Hal itu diungkapkan Presiden WOA, Joel Beuzou, mantan atlet layar Perancis melalui WhatsApp kepada Ketua Umum Indonesian Olympian Association (IOA), Yayuk Basuki setelah menerima kabar Lukman Niode meninggal dunia Jumat (17/4/2020).

"Kami sangat kehilangan putra terbaik Asia, calon Ketua WOA Asia yang kami siapkan untuk tahun 2021. Lukman Niode hebat, baik, suka menolong, sering membantu program kemanusiaan dunia. Memikirkan prestasi olahraga yang sportif, siapapun dalam merancangkan prestasi terutama di renang dia selalu ringan tangan membantunya," katanya.

Saat ini, Ketua World Olympian Association (WOA) Asia masih dipegang Malav Shroff yang merupakan mantan atlet Layar India.

Joel Beuzou juga menyebut Lukman Niode yang memberikan saran pada perenang Singapore untuk sekolah renang terbaik di USA. "Luar biasa jasa dan kebaikannya, Anda akan kami kenang selalu," tambahnya.

Ucapan duka juga berdatangan dari kalangan masyarakat olahraga termasuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. "Innalillahi wa innailaihi rojiun," kata Erick Thohir yang juga mantan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) melalui WhatsApp.

"Ya, kita kehilangan legenda renang Indonesia yang tidak pernah putus mengabdi untuk kepentingan olahraga Indonesia. Innalillahi Wa Inna Illaihi Rojiun. Semoga almarhum Husnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," kata Presiden National Olympic Committe (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Lukman Niode 

Ketua Umum PB PSRI, Anindya Bakrie ikut menyampaikan belasungkawa. Bahkan, dia mengaku sangat kehilangan sosok Lukman yang punya jasa besar sebagai atlet dan juga pengurus di PB PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia). Saat ini, Lukman menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar PB PRSI.

"Saya atas nama pribadi dan Keluarga Besar PB PRSI menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya mantan perenang nasional, yang juga Ketua Dewan Pakar PB PRSI Lukman Niode. Beliau adalah sahabat yang baik dan olahragawan yang layak jadi teladan. Saat menjadi atlet prestasinya luar biasa dan banyak mengharumkan nama Indonesia," ujar Anindya Bakrie dalam akun instagramnya.

"Di PRSI, sebagai Ketua Dewan Pakar beliau juga banyak memberikan masukan dan membantu kami memajukan olaharaga akuatik Indonesia. Semoga prestasi dan dedikasimu menginspirasi generasi-generasi muda yang akan jadi penerusmu," tambahnya.

Ucapan duka juga disampaikan Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. “Selamat jalan Lucky. Beristirahatlan dengan tenang, jasamu untuk olahraga Indonesia tetap abadi. Indonesia telah kehilangan salah satu atlet Renang Nasional yang telah mengukir sejarah atas capaian prestasinya yang sangat membanggakan,” katanya.
Marciano juga mengapresiasi atas dedikasi tanpa batas Lucky di dalam dunia olahraga.

“Terakhir, Lukman Niode masih mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan prestasi olahraga melalui KONI Pusat, Pordasi dan tentunya Olahraga Renang Indonesia,” jelas Marciano. ***

Kategori : Olahraga, GoNews Group

Loading...
www www