Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
16 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
16 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
16 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
22 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
6
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
24 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Kiper Harus Mau Dikritik dan Dievaluasi Kata Benny Van Breukelen

Kiper Harus Mau Dikritik dan Dievaluasi Kata Benny Van Breukelen
Minggu, 05 April 2020 18:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Mental menjadi faktor penting bagi seorang kiper untuk meningkatkan performa di lapangan. Pelatih Kiper Persebaya Surabaya, Benny Van Breukelen menjelaskan seorang kiper harus mampu menghadapi berbagai situasi dan tekanan dalam sebuah pertandingan.

Tekanan itulah yang akan membuat kiper akan semakin berkembang dan semakin bagus penampilannya. Benny menambahkan seorang kiper harus mau dikritik dan dievaluasi dalam meningkatkan performa mereka. 

Menurutnya faktor mental itulah yang menjadi penting karena tak ayal jika penampilan seorang kiper akan terus mendapat sorotan ketika sekali melakukan blunder daripada puluhan penyelamatan yang sudah dilakukan.

“Seorang penjaga gawang itu memang harus punya mental yang lebih baik dari pemain lain, karena dalam latihan saja dia sudah menghadapi tekanan yang berbeda, jatuh bangun harus menghalau bola yang keras datang ke gawang, harus berani ambil bola di kaki lawan, ya dari latihan saja,” papar Benny.

Bagi Benny, seorang kiper memang harus memiliki mental yang kuat karena harus menghadapi tekanan yang besar. Namun Benny juga menjelaskan seorang kiper juga harus memiliki kemampuan memanage tekanan dengan baik dengan tetap tampil tenang dan fokus di lapangan.

“Iya kalau menang yang dipuji, yang buat gol. Kalau kalah, yang disalahkan. Kipernya, kalau adu penalti baru kiper disanjung kalau bisa buat tim menang. Kalau kiper di lapangan konsentrasi penuh ke pertandingan, dia tidak akan dengar itu sorakan yang ada di stadion. Fokus saja dengan bola pasti dia akan tampil bagus,” tutupnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www