Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
22 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
2
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
3
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
Politik
21 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
4
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Politik
21 jam yang lalu
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
5
Ikatan Keluarga Magek Pekanbaru Salurkan Zakat Mal kepada Anggota Terdampak Covid-19
Umum
18 jam yang lalu
Ikatan Keluarga Magek Pekanbaru Salurkan Zakat Mal kepada Anggota Terdampak Covid-19
6
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
GoNews Group
22 jam yang lalu
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Soal Gaji, Sumardji: Kita Ikuti Keputusan PSSI

Soal Gaji, Sumardji: Kita Ikuti Keputusan PSSI
Jum'at, 03 April 2020 22:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA:- Bhayangkara FC mengikuti keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait dengan penundaan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 dan juga skema pembayaran gaji pemain selama libur kompetisi.

COO Bhayangkara FC, Kombes Pol Sumardji mengatakan bahwa pihaknya mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan federasi. Seperti diketahui pula, selain menunda kompetisi sampai 29 Mei, PSSI juga menyetujui perihal pemangkasan gaji pemain dan ofisial.

PSSI memutuskan Liga 1 2020 dihentikan dari Maret hingga Juni 2020, dengan status force majeure. Hal itu diakibatkan karena pandemi virus corona atau Covid-19 yang mewabah di Indonesia.

Selama kompetisi dihentikan, klub diperbolehkan membayar gaji para pemain dan ofisial sebesar 25 persen saja dari nilai gaji bulanan yang tertera di kontrak. Langkah ini dikarenakan, klub tidak memiliki pemasukan karena tidak adanya pertandingan.

"Kita sebagai klub mengikuti apa yang sudah diputuskan federasi. Lagipula memang saat ini tidak ada aktivitas yang dilakukan tim. Jadi kita ikuti keputusan," ujar Sumardji.

Sumardji juga akan berbicara dengan sponsor terkait dengan penundaan kompetisi. Sampai saat ini, sponsor masih bisa menerima penundaan Liga 1 2020. Namun, jika nantinya status darurat virus corona diperpanjang lebih dari 29 Mei, Bhayangkara FC tentu punya pertimbangan dengan sponsor.

"Pasti ada pertimbangan. Saya akan berbicara dengan sponsor karena kondisinya memang seperti ini. Kita akan bicara lebih lanjut dengan para sponsor," tutur Sumardji. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www