Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
GoNews Group
12 jam yang lalu
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
2
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
Sijunjung
14 jam yang lalu
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
3
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
Sumatera Barat
14 jam yang lalu
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
4
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
15 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
5
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
6
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Kesehatan
12 jam yang lalu
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

PSS Libur Latihan Sampai Ada Instruksi PSSI

PSS Libur Latihan Sampai Ada Instruksi PSSI
Jum'at, 20 Maret 2020 19:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SLEMAN - PSS Sleman kembali mengalami kendala untuk menjalani latihan saat jeda Kompetisi Liga 1 2020. Kondisi wabah virus Corona atau Covid 19 yang semakin memprihatinkan melanda Indonesia termasuk Yogyakarta memaksa manajemen PSS mengambil keputusan meliburkan hingga 30 Maret mendatang.

Awalnya, tim Super Elang Jawa tetap menjalani latihan seperti biasa setelah libur selama tiga hari. Namun setelah rapat manajemen dengan tim pelatih, akhirnya ada keputusan baru.

"Mempertimbangkan kondisi terkini serta mementingkan aspek kesehatan pemain serta ofisial, maka tim pelatih akan meliburkan tim mulai 20 hingga 30 maret atau sampai ada instruksi resmi berikutnya dari PSSI," kata Manajer PSS, Danilo Fernando, Kamis (19/3/2020).

Hari ini, Bagus Nirwanto dan kawan-kawan memang sudah berkumpul di Sleman. Namun, mereka akhirnya hanya menjalani tes kesehatan atau medical check-up di Rumah Sakit Siloam, Yogyakarta.

"Tadi siang semuanya melalui proses pengambilan sampel darah, foto rongten di dada, pemberian vaksin influenza dan vitamin imunitas. Karena virus Corona itu kan dimulai dari flu dan imun seseorang yang lemah," ungkap dokter PSS, Elwizan Aminudin.

Dokter yang akrab disapa Amin itu menyebut pemeriksaan itu bukan untuk mengetahui seseorang positif atau negatif terpapar virus Corona. Namun sebagai langkah untuk melihat ada tidaknya kasus yang mengarah suspect ke COVID-19.

"Kita memang lakukan screening dini terlebih dulu. Kalau kita temukan ada yang suspect, baru dilakukan isolasi dan pemeriksaan lebih lanjut," ujar dia.

"Bayangkan saja kalau orang sehat tes dengan yang sudah terpapar Corona pasti ikut kena. Makanya kita lakukan deteksi dulu, besok hasilnya seperti apa baru kita lakukan tindakan lanjutan," tegas mantan dokter Timnas Indonesia U-19 tersebut. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www