Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
5 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
2
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
9 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
GoNews Group
9 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
6
Aktivitas Digital Meningkat, DPR dan XL Axiata Dorong Perlindungan Data Pribadi
Umum
23 jam yang lalu
Aktivitas Digital Meningkat, DPR dan XL Axiata Dorong Perlindungan Data Pribadi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Penundaan Mengedepankan Aspek Kesehatan dan Keselamatan

Penundaan Mengedepankan Aspek Kesehatan dan Keselamatan
Selasa, 17 Maret 2020 19:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - PSSI mementingkan aspek kesehatan dan keselamatan sehingga mengambil keputusan menunda pelaksanaan Kompetii Sepakbola Liga 1 2020 dan Liga 2 2020. Hal ini terkait dengan meluasnya penyebaran virus corona atau Covid 19 di Tanah Air.

“Bagaimanapun, aspek kesehatan dan keselamatan harus diposisikan di atas segalanya. Keselamatan dan kesehatan penonton, perangkat pertandingan, dan pemain, harus dijadikan prioritas melebihi apa pun,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Sumantri yang juga Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) usai ‘Extraordinary Meeeting Liga 1 dan Liga 2 2020’ di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020 malam. 

Untuk Kompetisi Sepakbola Indonesia, Cucu mengajak semua pihak yang terlibat mempertimbangkan segala putusan dan kesepakatan bersama dengan menilik dan memilah segala risikonya dari efek dari pandemik virus Corona. "Mari kita bahas secara detail soal jadwal, risiko, sampai hal-hal teknis yang terkait bergulirnya kompetisi agar tetap menarik, fair, berkualitas dan kompetitif,” ajaknya.

Cucu Somantri juga mengungkapkan keprihatinannya karena terhitung perkembangan terakhir, jumlah pasien positif terjangkit Corona di Indonesia mencapai 117 kasus. Dan, dari 117 orang yang positif kena virus Covid-19, baru delapan di antaranya yang sudah dinyatakan sembuh.

Adapun pasien positif corona tersebut tersebar di delapan wilayah, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Banten.

Sementara itu, di angka perkembangan pasien dunia yang positif kena Corona, sampai dengan Senin, 16 Maret 2020 pukul 11.00 WIB, angka infeksi Covid-19 mencapai 169.610 orang dan terjangkit di 157 negara.

“Terkait hubungannya dengan sepak bola, beberapa negara tetangga sudah membuat aturan tegas. Kompetisi sepak bola di Thailand dan Malaysia sudah dihentikan untuk sementara. Begitu juga dengan kompetisi elite di Jepang, Korea Selatan dan China,” jelasnya.

Sedangkan untuk Myanmar dan Vietnam, kompetisi tetap bergulir dengan catatan tanpa penonton. Khusus untuk Filipina, lebih memilih memundurkan jadwal jadwal kick off sampai batas waktu yang ditentukan.

Di Benua Eropa, kompetisi sepak bola di Inggris, Italia, Prancis, Spanyol dan Jerman, sudah menghentikan kompetisinya untuk sementara.

Hadir dalam rapat luar biasa yang dimulai pukul 20.20 WIB ini, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Komisaris Utama LIB Sonhadji, Direktur Operasional LIB Sujarno, Direktur Bisnis LIB Rudy Kangdra dan Direktur Keuangan LIB, Anthony Chandra Kartawiria dan para manajer klub Liga 1 dan Liga 2. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www