Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
23 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
3
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
12 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
4
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
Hukum
23 jam yang lalu
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
5
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
6
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Dukung Shin Tae Yong, Iriawan: Kita Harus Mau Disiplin dan Kerja Keras

Dukung Shin Tae Yong, Iriawan: Kita Harus Mau Disiplin dan Kerja Keras
Rabu, 04 Maret 2020 19:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mendukung program latihan tim nasional yang diterapkan manajer dan pelatih tim nasional, Shin Tae Yong. Tetapi, Iriawan menegaskan, disiplin dan kerja keras adalah kunci bagi tim nasional jika ingin mendapatkan prestasi.

“Apapun yang dikatakan Shin Tae Yong saya dukung. Ini masalah cara pandang. Kita harus mau disiplin dan bekerja keras kalau mau meraih prestasi,” kata Iriawan setelah menerima laporan perkembangan pelaksanaan pemusatan latihan tim nasional dari manajer dan pelatih Shin Tae Yong, Rabu (4/3).

Didampingi Sekjen Ratu Tisha Destria dan anggota Komite Eksekutif PSSI Pieter Tanuri, Iriawan juga mengungkapkan akan menyiapkan aturan dan sanksi tegas bagi pemain yang menolak bergabung dengan timnas. “Kita sudah buat agar jadwal liga tidak berbenturan dengan pemusatan latihan timnas,” katanya.

Terkait hal ini, Tae Yong memberi contoh di Korsel, adanya sanksi tegas larangan bermain beberapa tahun dari Korea Football Association (KFA) bagi beberapa pemain yang menolak panggilan timnas. “Nanti kita rumuskan sanksinya agar ada efek jera bagi mereka yang tak mau bergabung dengan timnas,” ujar Iriawan.

Dalam laporannya, Shing mengatakan, hal lain yang menjadi kunci perbaikan prestasi sepak bola Indonesia yakni penguatan fisik dan mental pemain. “Kalau dua hal itu dibenahi dengan benar, pasti sepak bola Indonesia akan berkembang sangat baik,” kata Shin Tae Yong.

Shing mengungkapkan, selama pemusatan latihan, pemain timnas senior dan pemain Timnas U-19 juga dicek berat badan dan kandungan lemaknya setiap hari. “Kami periksa secara akurat kondisi fisik pemain setiap usai makan pagi. Para pemain kita harus lebih banyak meningkatkan latihan fisik lagi," ujarnya.

Shin juga meminta para pemain untuk memperbaiki pola makan, istirahat serta pemenuhan gizi untuk mendukung perbaikian kondisi fisik dan stamina mereka. Shin bahkan mengingatkan pentingnya pemilihan sepatu bola yang disesuaikan posisi bermain para pemain.

Untuk agenda timnas selanjutnya, PSSI akan memanggil 26 pemain senior pada pertengahan bulan Maret untuk menjalani TC dan persiapan  jelang laga kualifikasi Piala Dunia melawan Uni Emirate Arab pada 31 Maret 2020. Sementara untuk timnas U16, rencananya akan kembali TC pada 8-20 Maret 2020 dengan mengundang 24 pemain. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www