Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Politik
12 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
13 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Sumatera Barat untuk Pertama Kali Tanpa Penambahan Kasus Covid-19
Sumatera Barat
14 jam yang lalu
Sumatera Barat untuk Pertama Kali Tanpa Penambahan Kasus Covid-19
4
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
Politik
12 jam yang lalu
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
5
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Sumatera Barat
16 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
6
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Hukum
11 jam yang lalu
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Pelatih PSM Makassar Fokus Bangun Chemistry

Pelatih PSM Makassar Fokus Bangun Chemistry
Rabu, 19 Februari 2020 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak punya pekerjaan penting jelang bergulirnya Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Saat ini, ia tengah fokus membangun Chemistry agar pemain lebih kompak dan saling memahami saat bertanding.

Hal ini disampaikan Bojan Hodak setelah menjalani dua laga uji coba, yakni menghadapi PS TIRA [PSM Kalah 0-1] dan imbang 2-2 lawan Persiba Balikpapan. Dua laga ini, PSM memang fokus membangun kekompakan, hasil akhir tidak jadi soal bagi Hodak.

Bojan Hodak mengatakan, pada laga uji coba melawan Persiba dijadikan ajang untuk membangun chemistry tim. Hal itu penting mengingat skuad Juku Eja kini banyak dihuni wajah baru.

"Pada laga ini kami memainkan pemain yang kurang menit bermainnya hingga 75 menit. Kemudian memberikan waktu 15 menit akhir kepada mereka yang sudah banyak menit bermainnya," kata Hodak.

Kekompakan dalam tim menurut mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 ini menjadi hal yang penting. Menurut dia, ada beberapa pemain yang belum sepenuhnya memahami karakter dan visi bermain PSM.

"Ada pemain baru bergabung dengan kita tanggal 1 Februari lalu. Sehingga kita butuh pertandingan-pertandingan agar mereka saling memahami," jelasnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www