Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
Sumatera Barat
14 jam yang lalu
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
2
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
19 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
3
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
4
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
Padang
12 jam yang lalu
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
5
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
GoNews Group
3 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
6
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Kesehatan
22 jam yang lalu
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Diguyur Hujan 6 Jam, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Pasaman Barat

Diguyur Hujan 6 Jam, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Pasaman Barat
Banjir merendam ratusan rumah warga di Jorong Taming, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat akibat meluapnya Sungai Batahan, Jumat (14/2/2020). (sumber foto: https://bit.ly/326zElP)
Sabtu, 15 Februari 2020 15:45 WIB
PASAMAN BARAT- Sebanyak 236 unit rumah warga di Jorong Taming, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batahan sejak Jumat (14/2) malam.
 

"Ketinggian air mencapai 1,5 meter dan merendam ratusan rumah warga. Sebagian warga telah dievakuasi ke lokasi yang aman di Masjid Al Jihad dibantu oleh tim TRC PB dan tim SAR Pasaman Barat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Edi Busti di Simpang Empat, Sabtu (15/2) dilansir dari Elshinta.com mengutip Antara.

Banjir itu diawali hujan lebat selama lebih kurang lebih enam jam sejak Jumat (14/2) siang sampai malam. Akibat hujan lebat itu, maka Sungai Batang Taming meluap dan merendam rumah warga.

"Banjir ini merupakan banjir ulangan, karena pada 25 Januari lalu dan 7 Februari juga daerah itu banjir dan juga merendam ratusan rumah warga," katanya.

Ia menegaskan, dari hasil pendataan sementara tidak ada korban jiwa. Namun barang-barang warga banyak yang rusak terendam banjir. "Ada juga jalan aspal yang baru siap dibangun rusak akibat banjir," katanya, dikutip Antara.

Ia mengimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap banjir susulan karena cuaca masih ekstrim. ***

Editor : arie rh
Sumber : elshinta.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Pasaman Barat

Loading...
www www