Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
Politik
18 jam yang lalu
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
2
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
9 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
3
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
4
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
18 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
18 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
GoNews Group
15 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

BI: Sentimen Corona Belum Berdampak Besar dan Diasumsikan Pulih dalam Waktu Cepat

BI: Sentimen Corona Belum Berdampak Besar dan Diasumsikan Pulih dalam Waktu Cepat
Foto: Ist.
Jum'at, 14 Februari 2020 14:51 WIB
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) masih menghitung resiko terkait dampak virus korona terhadap perekonomian Indonesia. Apalagi hubungan neraca dagang antara Tiongkok dengan Indonesia cukup signifikan.

“Ya terlalu singkat kalo kita bilang sebagai dampak yang permanen, tapi kan sekarang positif berita cukup bagus bahwa ada indikasi vaksinnya sudah ditemukan,” ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dodi Budi Waluyo di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2/2020) kemarin.

Virus korona ini disebut tidak mempengaruhi perdagangan global secara signifikan. Jika terpengaruh pun, ia memprediksi akan pulih dalam waktu kurang dari setengah tahun.

“Sentimen ini belum mempengaruhi sih perdagangan global melambat maupun ekspor impor berkurang, kita masih belum bisa langsung mengatakan ini berpengaruh besar, kita mengasumsikan akan pulih dalam waktu cepat (jika terpengaruh), 3 sampai 6 bulan,” tuturnya.

Langkah yang diambil pemerintah agar Indonesia perekonomiannya tidak terdampak signifikan adalah dengan kebijakan impor yang terbuka. Ia merasa hal itu dapat menjadi salah satu faktor untuk memperlambat dampak virus korona terhadap perekonomian Indonesia.

“Kalo dampak ke pasar keuangan rupiah masih stabil jadi jangan lihat sebagai risiko ya, jangan lihat ini permanen, masih terlampau singkat menjadikan ini skenario pelemahan,” tuturnya.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Sumber : Jawapos
Kategori : GoNews Group, Ekonomi, Pemerintahan

Loading...
www www