Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Nasional
20 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
2
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
GoNews Group
9 jam yang lalu
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
3
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
GoNews Group
9 jam yang lalu
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
4
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
GoNews Group
22 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
5
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
Politik
11 jam yang lalu
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
GoNews Group
11 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

BAZNAS 'Microfinance' Desa di Banda Aceh Diresmikan

BAZNAS Microfinance Desa di Banda Aceh Diresmikan
Foto: Dok. Baznas
Jum'at, 14 Februari 2020 16:49 WIB
ACEH - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meresmikan Layanan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) di Lampaseh Kota, Kutajaya, Banda Aceh, Kamis (13/2/2020) kemarin.

Pendirian BAZNAS Microfinance Desa Lampaseh Kota ini ditandai dengan penyerahan pembiayaan yang dilakukan secara simbolis oleh Anggota BAZNAS, Nana Mintarti didampingi Kepala BAZNAS Microfinance, Noor Aziz. Bantuan tersebut diberikan kepada perwakilan dari penerima manfaat program dengan disaksikan perwakilan dari Pemerintah Daerah Banda Aceh.

Nana mengatakan, BAZNAS Microfinance Desa merupakan sebuah lembaga keuangan mikro non profit yang akan memberikan layanan keuangan mikro, terutama pinjaman dan pembiayaan kepada para pelaku usaha mikro.

“Melalui BMD kami berupaya untuk menjadikan para mustahik sebagai pengusaha yang handal, mandiri dan berdaya saing. Dengan demikian, maka para pengusaha mikro ini akan terlepas dari jerat kemiskinan,” jelasnya.

Menurut Nana, program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi ini menjadi salah satu wujud komitmen BAZNAS dalam mengemban amanah mengelola zakat untuk menyejahterakan para mustahik.

Sementara itu Noor Aziz mengatakan, kehadiran BAZNAS Microfinance Desa di Banda Aceh bisa menjadi jembatan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui program kemitraan.

“Berkaca pada kerjasama BAZNAS dengan Baitul Qiradh Baiturrahman Aceh terkait program kemitraan modal usaha di tahun 2018, kehadiran BMD di Banda Aceh akan semakin memantapkan akses untuk memperluas jaringan dalam permodalan dan perkembangan usaha bagi penerima manfaat,” ucap Noor Aziz.

Noor Aziz menambahkan, BAZNAS Microfinance Desa di Lampaseh Kota, Banda Aceh siap memberikan pendampingan penuh kepada masyarakat tergolong mustahik yang memiliki komitmen untuk berwirausaha dalam bentuk bantuan permodalan.

“Pendampingan usaha mikro mustahik lewat BAZNAS Microfinance Desa ini dinilai lebih efektif karena penerima manfaat mendapatkan langsung bantuan modal, pendampingan, hingga cara pemasaran,” katanya.

Sebagai “role modelling” pembiayaan non profit yang dibentuk BAZNAS Microfinance, BAZNAS Microfinance Desa telah didirikan di enam titik di Indonesia. Dimulai dari BMD Bojong Rangkas, Bogor; BMD Bukittinggi, Sumatera Barat; BMD Jabon, Bogor; BMD Gunungsari, NTB; BMD Sigi, Sulawesi Tengah; BMD Sukaindah, Bekasi.

BAZNAS Microfinance Desa juga diharapkan mampu menjadi program unggulan BAZNAS yang dapat diaplikasikan di berbagai daerah dalam upaya membantu pemerintah menggerakan perekonomian masyarakat.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Ekonomi

Loading...
www www