Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berstatus Tersangka, Pelapor Rocky Gerung, Anies hingga Ahmad Dhani Jalani Pemeriksaan Perdana di Bareskrim Polri
Hukum
24 jam yang lalu
Berstatus Tersangka, Pelapor Rocky Gerung, Anies hingga Ahmad Dhani Jalani Pemeriksaan Perdana di Bareskrim Polri
2
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
6 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
3
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
2 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Peristiwa
7 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
GoNews Group
6 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Pasien Peserta BPJS Tewas, Mufida Desak Pertanggungjawaban

Pasien Peserta BPJS Tewas, Mufida Desak Pertanggungjawaban
Dok. Ist.
Kamis, 13 Februari 2020 20:02 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati menyesalkan peristiwa seorang pasien peserta BPJS yang meninggal di Selasar RSU Abdoel Moelok (RSUAM) yang tersebar dalam sebuah video dan menjadi viral.

Mufida menganggap Peristiwa ini dinilai sebagai pelanggaran atas hak rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan dari negara. Mufida sendiri mengakui dirinya sudah melihat video tersebut seluruhnya.

Dalam video viral itu terlihat seorang perempuan menjerit histeris, diselingi suara seorang pria yang marah.

"Kenapa harus begitu? Saya BPJS bayar. Mana BPJS tanggungjawabnya...? BPJS!! Saya ini orang miskin, dapatnya nomor tiga. Kelas tiga...saya ini nggak mampuuu!" teriak pria yang diketahui adalah ayah dari pasien bernama Muhammad Rezki Mediansor (21).

Rezki terjangkit DBD dan dikabarkan sejak tiba di RSUAM hingga meninggal dunia tidak mendapatkan perawatan yang maksimal. Bahkan saat meninggal pada Senin sore, tempat tidur Rezki masih di selasar RSUAM, bukan di ruang perawatan.

"Ini sangat tidak manusiawi. Kejadian ini jelas bertentangan dengan UUD RI Tahun 1945 dan nilai-nilai Pancasila," tegas Mufida dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Kamis (13/2/2020).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini meminta pemerintah mengusut tuntas.

"Harus ada pemberian sanksi secara tegas kepada semua pihak yang bertanggungjawab. BPJS Kesehatan juga harus ikut bertanggung jawab dalam kejadian ini," tambah Mufida.

Ditambahkan, Mufida, dengan kenaikan iuran, seharusnya pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS ditingkatkan. Bukan justru malah merugikan masyarakat.

Mufida juga menekankan pentingnya pemerintah dan pihak Rumah Sakit untuk segera mengevaluasi manajemen penanganan pasien secara komprehensif dan detail. Peningkatan kualitas pelayanan RS kepada pasien agar tidak terulang lagi kejadian serupa juga harus dilakukan.

"Dari peristiwa ini terlihat buruknya SOP penanganan pasien. Ini harus diperbaiki. Kalau SOP berjalan baik, harusnya tidak sampai ada pasien terlantar," demikian Mufida.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www