Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berstatus Tersangka, Pelapor Rocky Gerung, Anies hingga Ahmad Dhani Jalani Pemeriksaan Perdana di Bareskrim Polri
Hukum
23 jam yang lalu
Berstatus Tersangka, Pelapor Rocky Gerung, Anies hingga Ahmad Dhani Jalani Pemeriksaan Perdana di Bareskrim Polri
2
Hari Ini Tiba di Jakarta, Besok, Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Diberangkatkan ke Pekanbaru
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Hari Ini Tiba di Jakarta, Besok, Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Diberangkatkan ke Pekanbaru
3
Usai Marah dan Usir Bos Inalum Saat Rapat, Ujungnya Anggota DPR Minta Dana CSR
Politik
24 jam yang lalu
Usai Marah dan Usir Bos Inalum Saat Rapat, Ujungnya Anggota DPR Minta Dana CSR
4
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
6 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
5
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Peristiwa
6 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Coba Serang Petugas Pakai Bom Pipa, Seorang Teroris Jaringan Jama'ah Ansharut Daulah Tewas Ditembak Polisi di Pelalawan

Coba Serang Petugas Pakai Bom Pipa, Seorang Teroris Jaringan Jamaah Ansharut Daulah Tewas Ditembak Polisi di Pelalawan
Ilustrasi. (net)
Kamis, 06 Februari 2020 23:07 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Tim Densus 88 Anti Teror dibackup Polda Riau menembak seorang pria berinisial WF yang merupakan jaringan teroris asal Provinsi Jambi, di Sungai Kampar, Kecamatan Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (6/2/2020) sore.

Penembakan itu dibenarkan oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Hasyim Risahondua. Ia mengatakan, tim terpaksa menembak WF karena menyerang petugas kepolisian dengan bom pipa.

"Iya benar, kejadiannya tadi sore sekitar pukul 15.00 WIB diatas kapal tug boat Sungai Kampar, Kecamatan Pelalawan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku karena menyerang petugas menggunakan bom pipa," terang Hasyim kepada GoRiau.com, Kamis malam.

Kemudian Hasyim menuturkan, setelah menerima timah panas dari petugas, WF langsung meninggal di tempat.

''Jadi pelaku ini jaringan teroris dari Jambi yang berma Jama'ah Ansharut Daulah,'' tutur Hasyim.

Saat ini pelaku sudah dibawa ke rumah sakit dan petugas tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan teroris tersebut. ***

Kategori : Hukum, Peristiwa

Loading...
www www