Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
GoNews Group
13 jam yang lalu
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
2
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
GoNews Group
13 jam yang lalu
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
3
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
Politik
15 jam yang lalu
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
4
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
GoNews Group
15 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
5
Meski Bersaing dengan Ribuan Makanan, Rendang Tetap Salah Satu Favorit Dunia
Ekonomi
16 jam yang lalu
Meski Bersaing dengan Ribuan Makanan, Rendang Tetap Salah Satu Favorit Dunia
6
Hari Ini Tiba di Jakarta, Besok, Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Diberangkatkan ke Pekanbaru
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Hari Ini Tiba di Jakarta, Besok, Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Diberangkatkan ke Pekanbaru
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

12 Ribu Ton Buah dan Sayur Impor asal China Masih Banjiri Kota Batam

12 Ribu Ton Buah dan Sayur Impor asal China Masih Banjiri Kota Batam
Ilustrasi. (Net)
Rabu, 05 Februari 2020 14:54 WIB
BATAM - Sebanyak 12 ribu ton lebih makanan impor dari China masih membanjiri Kota Batam. Makanan itu terdiri dari buah dan sayuran.

Hal itu berdasarkan data Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan (BP) Batam. Produk tersebut terdiri dari anggur segar, apel, bawang bombay, bawang putih, jeruk mandarin, lemon dan orange segar.

Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk menyetop impor pangan dari China menyusul merebaknya wabah virus Corona yang menewaskan ratusan orang. Kebijakan itu tentu berimbas bagi Kota Batam, Kepulauan Riau yang selama ini pasokan pangannya bergantung dari luar daerah, termasuk luar negeri.

Hingga akhir 2018 lalu, puluhan ton produk makanan dan minuman dari China masuk ke Batam. Produk tersebut kini masih beredar pasaran.

“Semua impor hortikulkura itu izin impornya dari kementerian (perdagangan),” kata Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan (BP) Purnomo Andiantono, Selasa (4/2/2020) kemarin.

Selain produk hortikultura, Batam juga mengimpor berbagai jenis makanan dan minuman ringan. Seperti, sohun, kuaci, makarel, kacang-kacangan, coklat, biskuit, permen, buah dalam kemasan, manisan buah, sereal, jamur dalam kemasan, sayur dalam kemasan, daging dalam kemasan dan wafer. Sedangkan minuman kemasan, hanya minuman bersoda saja.

“Kalau izin impor makanan dan minuman kemasan dari China, jumlahnya ada 121.447 karton,” ujarnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Suara.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Ekonomi, Pemerintahan

Loading...
www www