Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
18 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
2
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
16 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Sebuah Gudang Gegerkan Warga Bukittinggi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Penemuan Jasad Tinggal Kerangka di Sebuah Gudang Gegerkan Warga Bukittinggi
5
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
6
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
7 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Penerapan QRIS di Pasar Raya Padang Bantu Wujudkan Inisiatif Padang Sebagai Smart City

Penerapan QRIS di Pasar Raya Padang Bantu Wujudkan Inisiatif Padang Sebagai Smart City
Jum'at, 31 Januari 2020 16:24 WIB
PADANG - Sebelum kebijakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) diterapkan pada 1 Januari 2020, Bank Indonesia sudah melakukan sosialisasi ke berbagai pihak, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) guna memudahkan pengguna aplikasi pembayaran non tunai.

Salah satu sosialisasi yang telah dilakukan adalah di Kota Padang, Sumatera Barat. Di kota ini, Bank Indonesia memilih Pasar Raya Padang sebagai proyek percontohan penerapan QRIS karena merupakan pusat perdagangan bersejarah dengan letak yang strategis ke berbagai destinasi wisata di kota Padang.

Ke depannya, QRIS akan memudahkan pemerintah untuk memantau perputaran uang setiap harinya sehingga dapat memperbarui data pendapatan daerah dari sektor UMKM, khususnya pasar tradisional.

Penerapan QRIS di Pasar Raya Padang sebagai proyek percontohan Bank Indonesia bersamaan dengan inisiatif Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan Padang sebagai smart city dan kota layak huni pada tahun 2025.

Dalam inisiatif yang disampaikan pada acara Padang Economic Conference tersebut, digitalisasi ekonomi memegang peran penting dalam membentuk smart city dari aspek ekonomi melalui pengembangan ekosistem industri yang tepat, meningkatkan kekayaan warga, dan metode transaksi yang nyaman.

Oleh karena itu, pelaksanaan QRIS di Pasar Raya Padang diharapkan dapat menggerakkan ekonomi daerah Sumatera Barat melalui cara yang lebih modern dan terstruktur.

Bersamaan dengan proyek percontohan penerapan QRIS di Pasar Raya Padang, OttoPay makin optimis untuk turut mendampingi para pelaku UMKM di Padang dengan menyediakan platform digital yang memperkuat arus ekonomi komunitas dalam mendukung upaya Bank Indonesia dan pemerintah kota Padang dalam meningkatkan kontribusi pendapatan asli daerah. Lebih jauh lagi, OttoPay juga membantu mengembangkan keberlangsungan usahanya.

Budi Hartono, President Director PT Reksa Transaksi Sukses Makmur (OttoPay) memaparkan, ''OttoPay tidak hanya berkontribusi terhadap industri UMKM Padang secara menyeluruh melalui transaksi digital, tetapi juga berupaya mendampingi para pelaku UMKM dalam menyediakan platform digital yang memperkuat perekonomian sekaligus mengembangkan bisnis jangka panjang dalam komunitas. Kehadiran OttoPay di Padang menjadi bentuk dukungan penuh terhadap proyek percontohan implementasi QRIS di Pasar Raya Padang yang bertujuan untuk memudahkan transaksi non tunai di pasar tradisional dan pada akhirnya mewujudkan inisiatif Padang sebagai smart city''.

QRIS disusun oleh Bank Indonesia dan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia), yang menggunakan standar internasional EMV Co., lembaga yang menyusun standar internasional kode QR untuk sistem pembayaran.

Mengusung konsep 'satu sistem untuk semua jenis pembayaran' layaknya ATM Bersama, QRIS memudahkan transaksi digital bagi masyarakat yang dapat diawasi oleh regulator dari satu pintu, sehingga dapat digunakan oleh seluruh merchant yang bekerjasama dengan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) berbasis QR.

Aplikasi pembayaran digital OttoPay selain dapat digunakan oleh pedagang warung-warung kelontong dan kaki lima, juga dapat digunakan di minimarket modern seperti Indomaret. Tak hanya itu, dengan implementasi QRIS kini jaringan OttoPay berbasis QR telah menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran elektronik.

Minimarket modern yang telah bergabung sebagai Mitra OttoPay juga dapat melayani pembayaran dan pembelian produk PPOB seperti token listrik, pembayaran air, pembayaran BPJS, voucher games dan asuransi, serta sebagai reseller barang-barang distributor yang sudah bekerjasama dengan OttoPay.

''Penerapan transaksi digital di daerah Padang mendatangkan tantangan tersendiri bagi OttoPay, seperti membiasakan masyarakat yang masih awam untuk menerapkan pembayaran secara digital. Untuk mengatasinya, OttoPay mengandalkan sumber daya manusia dengan mendistribusi tim OttoPay di masing-masing daerah untuk melihat peluang bisnis dan bertanggung jawab penuh dalam memberikan edukasi update layanan, sosialisasi dan menawarkan peluang bisnis baru dari produk unggulan OttoPay di daerah kerja yang menjadi teritori aktivitas harian,'' tutup Budi. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:GoNews Group, Ekonomi, Sumatera Barat, Padang

wwwwww