Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
Peristiwa
14 jam yang lalu
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
2
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
1 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
3
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
4
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
1 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
5
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
7 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
6
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Polisi Pastikan Terus Buru KKSB Papua pasca Bentrok Senjata dan Dugaan Penganiayaan Warga

Polisi Pastikan Terus Buru KKSB Papua pasca Bentrok Senjata dan Dugaan Penganiayaan Warga
Dok. Polri
Selasa, 28 Januari 2020 15:24 WIB
JAKARTA - Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan, jajarannya saat ini masih melakukan pengejaran kepada Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua.

Pernyataan Paulus, menyusul terjadinya kontak senjata antara aparat TNI-Polri dengan KKSB di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Minggu (26/1/2020) lalu.

Selain menyerang petugas, KKSB juga diduga telah melakukan penganiayaan kepada masyarakat sipil. Dalam insiden itu, 1 orang anggota KKSB kelompok Lekagak Talenggeng tewas dan 1 lainnya berhasil ditangkap.

“Ada yang kerja di perusahaan itu (dianiaya), kita sedang evakuasi, nanti kepastiannya akan saya berikan laporan setelah evakuasi,” kata Irjen Paulus, Selasa (28/1/2020).

Namun, Irjen Paulus belum menjelaskan secara pasti penganiayaan seperti apa yang dilakukan KKSB kepada masyarakat sipil tersebut. Dia pun belum menyebutkan berapa orang yang menjadi korban.

Jenderal bintang 2 itu menyampaikan, pengejaran kepada kelompok Lekagak Talenggeng memiliki kesulitan tersendiri. Sebab, wilayah operasi yang berada di pedalaman, sangat jauh dari ibu kota Paniai.

Dalam pengamatan aparat, kelompok Lekagak Talenggeng ini bergerak ke arah Sugapao. Kerja maksimal terus dilakukan petugas agar tidak ada lagi korban akibat kelakuan kelompok sparatis ini.

“Kecamatannya terpencil dan tidak ada hubungan komunikasi. Tapi maksud saya, ya itulah fakta bahwa mereka terus menunjukkan eksistensi mereka, dan kami tangani terus,” jelasnya.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Sumber : Humas
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum

Loading...
www www