Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
14 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
3
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
20 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
21 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
15 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Daihatsu Indonesia Masters 2020

Kata Richard Mainaky Soal Penampilan Tim Ganda Campuran

Kata Richard Mainaky Soal Penampilan Tim Ganda Campuran
Richard Mainaky, (Ist)
Minggu, 19 Januari 2020 16:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dua ganda campuran andalan Indonesia masih belum bisa meraih hasil maksimal di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti di babak pertama dari Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (Tiongkok), dengan skor 14-21, 13-21.

Sedangkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti secara mengejutkan takluk dari ganda campuran Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dengan skor 19-21, 21-14, 18-21.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI Richard Mainaky mengatakan bahwa ia menyoroti masalah non teknis pada anak-anak didiknya tersebut.

“Saat ini saya lebih fokus untuk mereka lolos ke olimpiade, apapun hasil mereka, saya akan terus evaluasi untuk lebih baik hasilnya ke depan. Fokus setelah ini ada di turnamen German dan All England,” kata Richard kepada Badmintonindonesia.org.

“Sementara evaluasi lebih pada masalah non teknis. Mereka belum punya percaya diri yang lebih jadi kadang main ada rasa terbebani,” lanjut Richard.

Pasangan Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu yang memulai debutnnya di Daihatsu Indonesia Masters 2020 ini, memperlihatkan penampilan yang cukup baik. Merangkak dari babak kualifikasi dan bermain tanpa persiapan sama sekali karena mereka awalnya dinyatakan tidak masuk kualifikasi, namun Tontowi/Apriyani menembus babak kedua dan akhirnya dihentikan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris), dengan skor 9-21, 12-21.

“Untuk Owi/Apri belum bisa dievaluasi, latihan bareng pun belum pernah. Khusus Apri, saya lihat masih asing main pola ganda campuran. Apalagi waktu lawan pasangan Inggris (Chris Adcock/Gabrielle Adcock), kelihatan Apri masih dalam posisi adaptasi,” jawab Richard.

“Tapi yang jelas ini sangat positif buat Apri, jadi tambah pede main di ganda putri karena biasa dapat tekanan dari pemain putra, jadi akan lebih kuat kalau dapat tekanan di ganda putri,” tambahnya.

Tim ganda campuran Indonesia akan melanjutkan perjalanan turnamen mereka ke ajang German Open 2020 dan All England 2020. Mereka punya waktu satu bulan lebih untuk mempersiapkan diri jelang turnamen bergengsi tersebut. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www