Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
13 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
22 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
4
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
9 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
5
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Peristiwa
22 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
6
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
13 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Siaran Liga Inggris dalam Pemecatan Helmi Yahya, Direksi Jelaskan Fakta Ini

Siaran Liga Inggris dalam Pemecatan Helmi Yahya, Direksi Jelaskan Fakta Ini
Direktur Program dan Berita LPP TVRI, Apni Jaya Putra. (Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 17 Januari 2020 16:48 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) TVRI resmi memecat Helmy Yahya dari posisi Dirut LPP TVRI. Surat Pemberitahuan Pemecatan berkop LPP TVRI tertanggal 16 Januari 2020, menjelaskan pemecahan Helmi.

"Kemarin saya dipanggil, dan diberikan 'surat cinta'," ujar Helmi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Helmi memaparkan, Dewas LPP TVRI menjadikan siaran Liga Inggris sebagai salah satu alasan pemecatan dirinya.

"Saudara tidak menjawab atau memberi penjelasan mengenai pembelian program siaran berbiaya tinggi antara lain Liga Inggris dan pelaksanaan tata tertib administrasi anggaran TVRI," kutipan poin 1 'Surat Cinta' yang ditunjukkan Helmi pada pewarta.

Terkait hal ini, Direktur Program dan Berita LPP TVRI, Apni Jaya Putra yang hadir dalam konferensi pers menyatakan, secara administratif Liga Inggris dilaporkan kepada Dewas pada tanggal 17 Juli 2019 dalam Rapat dipimpin oleh Ketua Dewas Arif Thamrin. Dalam rapat itu, dilaporkan pada Dewas mengenai jenis kerjasama, dan pendapatan iklannya dari penyiaran Liga Inggris.

Dewas melalui surat nomor 127/Dewas/PP/2019 tetanggal 18 Juli 2019 memberikan surat arahan yang mengamini.

"Penyelenggaraan Liga Inggris di TVRI diminta mampu memunculkan national values dan national price, serta membangkitkan motivasi bagi peningkatan sepakbola nasional," kutipan arahan Dewas yang dibacakan Apni.

Pemberitaan yang beredar menyebut, TVRI menggantikan MNC dalam penayangan Liga Inggris pada musim 2019/20, dan setiap pekannya menyiarkan dua pertandingan di setiap hari Sabtu dan Minggu di jam-jam tertentu.

Untuk menyiarkan Liga Inggris di Tanah Air, TVRI membeli hak siar dari Mola TV. Meski besarnya tidak disebutkan, namun harga hak siar Liga Inggris di seluruh dunia mengalami peningkatan delapan persen menjadi 9,2 miliar paun (sekitar Rp 164 triliun) untuk tiga tahun ke depan pada 2019-2022.

Terkait keberhasilan TVRI menyiarkan Liga Inggris ini, Helmi Yahya dalam konferensi pers ya berujar pada wartawan, "Rezeki anak soleh,".

Untuk diketahui, persoalan siaran Liga Inggris bukan satu-satu hal yang menjadi pertimbangan Pemecatan Helmi.

Selain Helmi dan Apni, turut hadir dalam konferensi pers tersebut, sejumlah anggota Dewan Direksi TVRI periode 2017-2022; Isnan Rahmanto (Direktur Keuangan), Supriyono (Direktur Teknik), Tumpak Pasaribu (Direktur Umum), dan Rini Padmirehatta (Direktur Pengembangan dan Usaha). Hadir juga, Kuasa Hukum Helmi, Chandra Hamzah (Eks Pimpinan KPK).***

Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa

Loading...
www www