Home  /  Berita  /  GoNews Group
Parfi Awards 2020

Ajang Penyegaran dan Pembelajaran Sineas

Ajang Penyegaran dan Pembelajaran Sineas
I Wayan Sandi Yasa
Jum'at, 17 Januari 2020 15:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Terobosan dilakukan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Film Indonesia (DPP Parfi) yang dikomandan Firman Nurjaya, Sultan Saladin dkk. Rencananya, Parfi akan menggelar ajang Parfi Awards 2020 dengan tema “Film Indonesia Karya Budaya Inspirasi Bangsa”.

Malam puncaknya akan digelar pada 10 Maret 2020 di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali, dengan mengusung konsep “Etnik, Unik dan Metafisik”. Perhelatan nasional yang dimulai dengan Road Show di 10 Kota ini akan menyajikan suatu festival dengan mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal.

"Ajang Parfi Awards" adalah upaya dalam menjaga eksistensi Parfi sesungguhnya. Sehingga organisasi ini bisa terus menjaga marwahnya," ujar Firman Nurjaya, Ketua Penyelenggara Parfi Award di Jakarta, Jumat (17/12020).

Sebagai organisasi masa insan film, Firman merasa perlu menggelar awarding yang berbeda dari ajang sejenis yang dirasakan makin jauh dari nilai unsur budaya lokal. Nilai Budaya, Kearifan Lokal, dan Pembangunan Karakter Bangsa diharapkan menjadi ajang penyegaran dan pembelajaran sineas, terhadap isi cerita yang terkandung dalam karya film untuk mengenal lebih dalam nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan cinta tanah air.

Ads

Perfilman Indonesia harus dikembangkan dan dilindungi karena sebagai media komunikasi massa, film merupakan sarana pencerdasan kehidupan bangsa, pengembangan potensi diri, pembinaan akhlak, pemajuan kesejahteraan masyarakat, serta wahana promosi Indonesia di dunia internasional.

Untuk itu, penghargaan Parfi Awards 2020 akan diberikan kepada para sineas yang berhasil meningkatkan standar etis, moral, dan artistik pada karya film, yang menunjukkan keluhuran budaya Indonesia dalam membangun karakter bangsa.

Penyelenggaraan Parfi Awards 2020 merupakan persembahan penghargaan dari Parfi kepada aktor dan aktris film Indonesia. Festival ini bukan ajang kompetisi, namun merupakan ajang pemberian penghargaan atas prestasi aktor dan aktris film Indonesia.

Penyelenggara berharap, dari Parfi Awards 2020 akan lahir aktor dan aktris film Indonesia yang berjaya tidak hanya di negeri sendiri, tapi juga berprestasi di kancah internasional.

Di malam puncak Parfi Awards 2020 akan diserahkan 36 Penghargaan kepada Aktor/Aktris Film, Sutradara, Film Terbaik serta Lifetime Achievement.

Penyelenggara sudah melakukan verifikasi judul-judul film yang layak di-festivalkan. Verifikasi dilakukan sejumlah praktisi film, wartawan dan pengamat. Anggota juri verifikasi yang diketuai Yatti Surachman itu diantaranya Hardo Sukoyo, Arturo Gunapriatna P, Rommy Fibri Hardiyanto, dan Bens Leo.

Parfi Awards 2020 akan memberikan penghargaan untuk Film Genre Drama, Komedi, Horor dan Laga/Aksi. Hasil verifikasi telah memilih 7 film untuk genre Drama di antaranya, 6,9 Detik, Analogi Rasa, Bumi Manusia, Dilan 1991, Dua Garis Biru, Keluarga Cemara dan Si Doel The Movie 2.

Genre Komedi terpilih film diantaranya, Calon Bini, Ghost Writer, Imperfect, Laundry Show, My Stupid Boss 2, Orang Kaya Baru dan Yo Wis Ben 2. Sedangkan genre Horor ada film yang lolos verifikasi seperti Danur 3, Dread Out, Kuntil Anak 2, Lampor, Makmum, Perempuan Tanah Jahanam dan Sekte. Di barisan genre Laga/Aksi terpilih Foxtrot Six, Gundala, Hanya Manusia, Hit & Run,

Penjurian Parfi Awards 2020 dilakukan secara objektif dan transparan oleh dewan juri yang terdiri dari berbagai unsur, disiplin ilmu dan profesi, diantaranya Yatti Surachman, Ray Sahetapy, Rudy Soedjarwo, Suryandoro, Wina Armada Sukardi dan Nirina Zubir.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Parfi Awards 2020, Firman Nurjaya, bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana transformasi kebudayaan berbasis potensi anak muda yang terampil dan kreatif serta memiliki kompetensi global dan tumbuh berdasarkan potensi multikultural bangsa.

”Strategi inilah selayaknya tersosialisasi dan dapat menjadi panduan serta memiliki skala prioritas bagi masyarakat kita. Menjadi inspirasi yang mengilhami, meneladan, dan menggerakkan hati untuk mencipta, dengan berbagai karya luhur yang memiliki kearifan,” pungkas Firman Nurjaya. ***

Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwww