Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
Agam
15 jam yang lalu
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
GoNews Group
14 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
Pasaman Barat
18 jam yang lalu
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
5
Ombudsman Nilai Pengawasan Protokol Kesehatan di Sumbar Minim
Kesehatan
15 jam yang lalu
Ombudsman Nilai Pengawasan Protokol Kesehatan di Sumbar Minim
6
Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajau dan Teluk Tapang Dilanjutkan 2021
Kepulauan Mentawai
16 jam yang lalu
Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajau dan Teluk Tapang Dilanjutkan 2021
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Subsidi Akan Dicabut, Harga Elpiji 3 Kg Naik 75 Persen, Jadi Rp35.250/Tabung

Subsidi Akan Dicabut, Harga Elpiji 3 Kg Naik 75 Persen, Jadi Rp35.250/Tabung
Elpiji 3 kilogram (gas melon). (republika.co.id)
Kamis, 16 Januari 2020 14:48 WIB
JAKARTA - Bagi masyarakat yang biasa menggunakan epiji tabung 3 kilogram (gas melon) dengan harga Rp20 ribu/tabung, bersiap-siaplah menghadapi kenyataan membelinya jauh lebih mahal.

Sebab, pemerintah berencana menghilangkan subsidi gas melon tersebut mulai pertengahan tahun 2020, sehingga harganya akan melambung 75 persen atau sekitar Rp35.250/tabung.

Dikutip dari republika.co.id, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, harga gas melon akan disesuaikan dengan harga pasar, seperti elpiji 12 kilogram.

''Sama lah dengan elpiji 12 kilogram, tinggal dibagi 3 atau 4 saja, nanti kita lihat,'' katanya di Jakarta, Selasa (14/1).

Harga elpiji 12 kilogram saat ini berada di kisaran Rp141 ribu. Berarti per kilogramnya Rp11.750. Mengacu pada perhitungan tersebut, harga gas melon nantinya akan menjadi Rp 35.250. Naik sekitar 75 persen dari harga saat ini di kisaran Rp20.000.

Kementerian ESDM menyebut, subsidi terhadap masyarakat miskin yang memakai gas malon akan tetap diberikan nantinya, namun dengan cara langsung ke sasaran. Yakni dengan skema menggunakan barcode yang terhubung dengan perbankan.

''Uji coba di beberapa tempat pakai kartu, Pertamina pakai QR code. Nanti yang beli elpiji tiga kilogram langsung terekam. Misal, beli tiga tabung Rp100 ribu, nanti langsung transfer ke QR ini. Data sudah ada, kebijakan seperti apa, belum diputuskan,'' kata Djoko.***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Ekonomi

Loading...
www www