Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
23 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
23 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
3
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
GoNews Group
23 jam yang lalu
Penderita  Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
4
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
GoNews Group
21 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
5
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
6
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
GoNews Group
23 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Daihatsu Indonesia Masters 2020

Gregoria: Finishing Saya Selalu Diantisipasi Lawan

Gregoria: Finishing Saya Selalu Diantisipasi Lawan
Rabu, 15 Januari 2020 23:07 WIB
JAKARTA - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung masih belum bisa mengatasi perlawanan Akane Yamaguchi, tunggal putri asal Jepang. Ia dikalahkan unggulan kedua tersebut dengan skor 21-12, 15-21, 22-24 pada babak pertama turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Gregoria sebetulnya punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan setelah unggul 18-15 di game ketiga, namun Yamaguchi yang terus menekan, akhirnya meruntuhkan pertahanan Gregoria.

"Di game kedua awal, penyesuaian saya lambat, saya gampang bikin kesalahan sendiri. Seharusnya sudah tahu di game pertama Yamaguchi mainnya seperti apa, tapi saya malah melakukan kesalahan yang sama. Kalau saya lebih cepat kuasai lapangan, dia juga sudah terbebani kalah di game pertama dan pasti akan ramai," kata Gregoria kepada badmintonindonesia.org.

"Di game ketiga finishing saya selalu bisa diantisipasi oleh dia, dia sudah tahu arahnya mau defense ke mana. Mau mematikan dia tapi sambungannya tidak tahu lagi mau ke mana. Memang beberapa kali nyaris menang, mungkin ke mental, saya merasa stuck waktu unggul, terlalu jauh mikirnya, seharusnya berpikir satu-satu dulu," tambah Gregoria.

Bermain di hadapan publik sendiri tak membuat Gregoria terbebani, ia termotivasi ingin menampilkan yang terbaik sebagai tuan rumah.

"Beban sih tidak, tapi tegang ada, bawaannya mau ngasih yang terbaik, apalagi didukung langsung," kata pemain asal klub Mutiara Cardinal Bandung ini.

Meskipun sudah bermain habis-habisan hingga adu setting di game ketiga, Gregoria merasa belum mengeluarkan semua kemampuannya. Ia merasa masih ada kemampuan yang ditahannya dan, belum bisa ia keluarkan semua.

Tiga wakil tunggal putri harus terhenti di laga pertama Daihatsu Indonesia Masters 2020. Sebelumnnya, Ruselli Hartawan dikalahkan Michelle Li (Kanada) dengan skor 14-21, 15-21. Sementara Fitriani takluk di tangan Han Yue (Tiongkok), dengan skor 6-21, 17-21. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www